IBC, JAKARTA – Hujan yang mengguyur Wilayah Jakarta Minggu (21/2/2020) dini hari menyebabkan beberapa daerah tergenang dan banjir, Perusahaan Listrik Negara (PLN) terpaksa melakukan pemadaman aliran listrik demi keselamatan jiwa masyarakat.

“Sebanyak 308 gardu listrik terdampak, 5 gardu listrik sudah menyala dan 303 gardu listrik masih padam,” kata GM PLN UID Jakarta Raya Ikhsan Asaad keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi IBC di Jakarta, Minggu (21/2/2020).

Iksan menambahkan beberapa wilayah di Jakarta masih padam.

“Beberapa wilayah di Jakarta yang masih padam yaitu Harapan Indah, Jl. Raya Bekasi, Jl. Raya Cakung Cilincing, Jl. Raya Pegangsaan, Jl. Kayu Tinggi, Johar Baru, Percetakan Negara, Kebon Kosong, Kepu, Pulomas, Jl. Garuda, Jl. Angkasa, Jl. Pulo Kambing, Jl. A. Yani, Pisangan Lama, Jl. Rawasari Barat, Cempaka Putih, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Gunung Sahari Raya, Bungur, Jl. Dermaga Duren Sawit, Kebon Nanas Selatan,” tambahnya seraya menjelaskan.

Kepada Masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang air, Ikhsan menghimbau untuk dapat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman serta dapat menghubungi Contact Center 123 atau kantor PLN terdekat untuk memadamkan daerah terdampak banjir.

“Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering,” imbaunya.

Terakhir dirinya menyatakan PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering.

“PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik,” pungkas Iksan.

Penulis : FA | Editor : YES