IBC, TALIABU – Banjir yang terjadi minggu lalu, merendam sejumlah permukiman warga di Desa Gela Kecamatan Taliabu Utara Kabupaten Pulau Taliabu,menjadi kendala masyarakat dalam melakukan aktivitas seperti biasanya.

Kepala Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Ibrahim Saerun mengatakan sumber bajir ini akibat dari luapan air Kali Gela yang terlalu penuh sehingga merendamkan 5 rumah milik warga yang berada di Desa Gela Kecamatan Taliabu Utara.

“Sebagai Kepala Desa, saya sudah melakukan upaya yang maksimal, termasuk telah menghubungi pihak perusahaan untuk meminta bantuan alat beratnya,” ungkapnya.

Terkait hal ini, pihaknya telah meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu agar bisa membantu dan melihat kondisi masyarakat yang ada di Desa Gela ini, dan berharap agar ada kepedulian Pemda untuk menangani masalah ini.

Banjir yang merendam sejumlah rumah warga di Desa Gela,Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu

“Harapan saya agar Pemda Pulau Taliabu mau bersama-sama menangani banjir ini, sehingga rumah-rumah warga tidak lagi terendam air,” pintanya.

Di tempat terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Pulau Taliabu Sutomo Teapon mengatakan, bahwa terkait dengan insiden terendamnya 5 rumah warga Desa Gela Kecamatan Taliabu Utara, sebab dari terjadinya luapan air kali Gela itu setelah pihaknya mendapat laporan dari tim BPBD Kabupaten Pulau Taliabu yang langsung turun ke lokasi peristiwa, dan dirinya akan menghubungi Kades Gela supaya langsung mengambil langkah awal secepatnya.

“Saya langsung hubungi Kades Gela untuk minta bantu di pihak perusahaan agar dapat memberikan bantuan alat berat dan sekarang Kades sudah berkomunikasi dengan perusahaan sehingga bisa membantu melakukan normalisasi sungai air kali gela,” jelas Sutomo kepada para awak media di lantornya, Senin (24/2/2020).

Sutomo mengatakan sekarang perusahaan sudah memberikan bantuan alat berat berupa exavator dan sudah mulai melakukan normalisasi sungai gela. Normalisasi ini dilakukan dalam rangka untuk meluaskan tepian kali dengan cara mengangkat material bawaan dari banjir sehingga debit air bisa mengurang dan tidak lagi meluap ke permukiman warga.

“Normalisasi ini akan torang (saya – red) lihat, apakah membutuhkan untuk ditambah lagi ataukah sudah cukup sampai disitu saja, tapi yang pasti torang akan menambahkan agar tidak terjadi luapan air hingga masuk di pemukiman warga,” tutupnya

Penulis : Havid | Editor : AS