IBC, TALIABU – Kebakaran hutan kembali terjadi di Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, tepatnya di wilayah Desa Beringin Dusun Air Sara.

Menurut salah seorang warga Hajra memperkirakan bahwa kebakaran hutan terjadi pada Sabtu, 22 Februari 2020 sore kemarin hingga menyebar ke sejumlah kebun diseputaran Dusun Air Sara.

Dari sejumlah informasi yang diterima oleh IBC, diduga api bermula dari lahan milik salah satu warga yang berinisial LU, yang pada saat itu sedang berada dilahannya untuk melakukan pembakaran batang kayu yang sudah ditebang sebelumnya agar bisa menanam,

Namun ironisnya di luar dugaan hembusan angin yang kencang membuat api semakin cepat menjalar ke kebun milik warga lainnya yang berdekatan.

“Sumber Api diduga dari kebun berinisial LU saat pembakaran lahan kebunnya,” jelasnya, Senin (24/2/2020).

Kebakaran Lahan Perkebunan Warga di Kecamatan Taliabu Barat Laut. Foto : Havid/IBC

Belum diketahui pasti kerugian yang terjadi akibat kebakaran tersebut namun sampai saat ini diperkirakan sudah mencapai 1000 pohon lebih tanaman cengkeh hangus dilahap api.

“Kebun yang terbakar diantaranya kebun cengkeh milik La Syarifudin Deba, Ilyasi,  Abd. salam, Jafar la jate, La Mbala, La Manda, serta La Ode Madisafi,” terang Hajra.

Dari keterangan sumber, hingga saat ini sejumlah warga masih berusaha untuk melakukan pemadaman api yang membesar, namun api masih saja menyebar ke sejumlah titik lahan perkebunan warga karena hanya menggunakan alat seadaanya sambil menunggu bantuan dari instansi terkait agar masalah ini segera dan secepatnya bisa diatasi.

“Sampai saat ini api masih ada, belum bisa dipadamkan, apalagi hanya pake alat seadanya untuk menyiram api,” lanjut Hajra.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu Sutomo Teapon mengatakan dirinya masih terus melakukan pemantauan dari tim BPBD yang berada dilokasi kejadian.

“Kami masih menunggu laporan dari Tim yg ad dilokasi,” ungkap Sutomo kepada IBC di kantornya.

Penulis : Havid | Editor : AS