IBC, TERNATE – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Maluku Utara Direktorat Reserse Narkoba kembali membongkar dua kasus Narkoba dengan jumlah tersangka 4 orang dan barang bukti ganja seberat 705,53 gram.

Dir Narkoba Polda Maluku Utara Kombes Pol Setiadi Sulaksono dalam konfrensi persnya. Rabu (04/03) di Aula Mapolda Malut mengatakan, berdasarkan No LP : LP/31/II/2020/ MALUT/SPKT telah di tetapkan tiga orang tersangka.

“Pada hari Rabu, tanggal 26 Februari 2020, sekitar Pukul 20.30 WIT, ada 3 tersangka, pertama AG/ST Alias G (42), kedua SB Alias I, (37) dan HW Alias H (39),” sebut Setiadi.

Dir Narkoba Polda Malut saat melakukan konfrensi pers| Foto : Ist

Lanjutnya mengatakan, para tersangka adalah pengguna dan membeli dengan cara mentransfer uang ke teman yang ada di Makassar.

“Para tersangka ditangkap di atas Jalan Raya Kelurahan Soa Puncak, Ternate Utara, 1 bungkus kertas putih Narkotika jenis Ganja kering dengan berat 5,53 Gram, 1 buah alat hisap Ganja (Cangklong) serta 1 buah Hp merk Huawei Type P30 warna biru,” ungkap Setiadi.

Ia memgatakan pasal yang dilanggar adalah pasal 127 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Lebih lanjut, tersangka selanjutnya ditetapkan dengan NO LP LP/32/II/2020/MALUT/SPKT pada hari Minggu, Tanggal 01 Maret 2020, sekitar Pukul 12.15 Wit.

“Tersangka SZ Alias Y, (28) tukang ojek berperan sebagai kurir dan modus yang dipakai melalui jasa pengiriman barang, Kantor J&T Kelurahan Satdion, Ternate Tengah,” ungkapnya.

Begitu pun demikian, barang bukti yang ditemukan satu tas jinjing warna hitam berisi dua paket plastik daun.

“Batang dan biji yang diduga Narkotika jenis Ganja dengan berat keseluruhan 700 Gram, 1 lembar resi pengiriman dan penerima yang ditandat tangani oleh TSK dan 1 buah Hp merek VIVO jenis Y81 warna Hitam,” jelasnya.

Menutup konfrensi pers tersebut Pasal yang dilanggar SZ adalah Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tutupnya.

Penulis : GM|Editor : YES