IBC, Tuban – Masyarakat pemilik lahan di lokasi pembangunan Kilang Gass Root Refinery (GRR) Tuban yang memperoleh dana ganti untung dari PT Pertamina (Persero) mendapatkan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan dana tersebut.

PT Pertamina sebagai pihak yang memberikan dana ganti untung tersebut menggandeng Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Surabaya.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh puluhan masyarakat Desa Wadung Kecamatan Jenu tersebut, Project Leader LPPM UNAIR Surabaya, Windijarto, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan keuangan yang baik setelah dana ganti untung dicairkan.

Windijarto menjelaskan, melalui pelatihan dan pendampingan ini, masyarakat diminta agar lebih berhati-hati dalam menginvestasikan uang yang sudah didapatkannya.

“Begitu ada duit (uang-red) kan harus berinvestasi, maka investasi harus memahami beberapa hal, termasuk menghitung risiko dan hasil,” kata dia disela-sela kegiatan yang bertempat di salah satu hotel Tuban, Rabu (4/3).

Windijarto berharap masyarakat agar pandai dalam membaca peluang yang ada. Namun, lanjutnya, masyarakat juga harus berhati-hati dalam berinvestasi, tidak bisa asal ikut-ikutan saja.

“Jangan mudah tergiur pada investasi yang memberikan harapan pengembalian besar,” tandasnya.

Untuk informasi, dalam program pelatihan dan pendampingan ini, LPPM UNAIR juga melibatkan unsur perbankan seperti Bank Jatim, Bank BRI dan Bank BNI.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, SPV CSR dan SMEPP Pertamina MOR V, Rusminto Wahyudi menjelaskan, untuk tahapan awal pendampingan, pihaknya memberikan sosialisasi mengenai program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat.

“Dilanjutkan praktik, supaya warga lebih paham apa itu CSR dan cara mendapatkannya,” imbuhnya.

Rusminto menuturkan, program CSR nantinya akan mengedepankan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, khususnya bagi pemilik lahan yang sudah merelakan tanahnya dijual untuk pembangunan kilang.

Ia menjelaskan, Pertamina sudah menyiapkan beberapa desain program dan akan didiskusikan lebih lanjut. “Jika sudah ada komitmen program akan berjalan baik dan jelas terasa manfaatnya,” tambah dia.

Penulis: RH | Editor: HK