IBC, TALIABU – Konferensi Pimpinan Cabang (Konfercab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pulau Taliabu, diikuti dua kandidat calon ketua yaitu Anton Hardi dan Sumardin Udin.

Pemilihan ketua menggunakan mekanisme musyawarah mufakat, beedasarkan hasil forum musyawarah Anton Hardi Kama terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum pimpnan cabang GP Ansor Kabupaten Pulau Taliabu masa Khidmat 2020-2024.

Anton Hardi mengatakan sangat berterima kasih  atas terpilih dirinya sebagai Ketua GP Ansor untuk memimpin di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.

“Saya sangat  berterima kasih kepada seluruh kader Muda NU, baik senior-senior dan warga Nahdhiyin lainnya sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin GP Ansor Taliabu 4 tahun kedepannya,” ucapnya kepada IBC melalui keterangan tertulisnya, Senin (9/3/2020).

Selain itu, dirinya mengakui bahwa sudah lama mengenal Organisasi GP Ansor sejak masih kuliah, sebab dia juga adalah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mempunyai relasi dengan Nahdatul Ulama (NU).

“Saya cukup kenal NU karena dari kuliah saya sudah jadi kader PMII, walaupun pada waktu itu PMII masih independen, tapi sejarah dan ideologi serta ruh PMII itu tidak bisa lepas dari NU, sebab saya juga pernah ikut pelatihan Kader Pergerakan NU yg diadakan oleh PCNU kota makassar waktu itu,” beber Anton.

Selanjutnya Anton menambahkan akan memegang amanah sebagai pemimpin secara lahir batin.

“Amanat ini saya akan jaga dengan baik, saya akan bergerak cepat dan tepat untuk menghimpun para Pemuda Taliabu serta besarkan NU di Taliabu,” tambahnya.

Dirinya berharap, agar kedepannya GP Ansor Kabupaten Pulau Taliabu bisa menciptakan kader-kader yang bermutu.

“Kedepannya tepat pada 24 April 2020 mendatang sesuai hari lahirnya GP Ansor, saya akan melakukan pelatihan, tapi bukan lagi PKD karena PKD sudah kemarin. Saya akan melakukan Diklat Terpadu Dasar (DTD) agar malahirkan para lader yang tangguh dan lebih wasdiri,” harap Anton.

Penulis : Havid|Editor : AS