IBC, TALIABU – Wa Dinda, siswi kelas VIIl di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tabona Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara, diberhentikan dari sekolah.

Pihak sekolah memberhenrikan karena siswi tersebut memasang foto seorang Guru SMPN 1 Tabona yang memukul muridnya, pada stori WhatsApp (WA) di Handphone (Hp) milik pribadinya.

Hal ini langsung dikomplain bapak bungsu (paman – red) siswi tersebut, La Sumardin terkait pemberian hukuman berhenti pada anaknya tanpa pertimbangan maupun dispensasi dari Kepala Sekolah terkait masalah tersebut.

La Sumardin mengatakan anaknya Wa Dinda (16) dikeluarkan dari sekolah pada Senin (24/2/2020) lalu, karena memosting foto di stori WhatsApp (WA) saat detik-detik oknum guru memukul siswa/siswi menggunakan rotan.

“Kami orang tua Wa Dinda kelas ll, tidak terima atas surat keputusan pemberhentian tanpa bersyarat dari pihak sekolah kepada anak saya, karena itu semua bukan semata-mata kesalahan anak saya, ini kesalahan seorang pemimpin yang tidak mampu membawa sekolah ini dengan baik sehingga terjadi hal ini,” ucapnya kepada wartawan IBC Biro Taliabu, Selasa (10/3/2020)

Menurutnya, Kepala Sekolah SMP-N 1 Tabona seringkali alpa untuk ke Sekolah dan hanya sibuk mengurus pekerjaan kebun.

“Kami lihat selama ini Kepala Sekolah lebih banyak melakukan pekerjaan pribadi diluar saat jam sekolah, diantaranya sering ke kebun dan mengangkat material ketika ada proyek sekolah,” jelas La Sumardin.

Dirinya menambahkan, anak ini sudah kelas VIII sebentar lagi sudah memasuki kelas lX. La Sumardin berharap kalau tidak bisa lagi sekolah di SMP-N 1 Tabona, keluarkan adminstrasi untuk surat Pindah sekolah.

“Anak kami dikeluarkan dari sekolah tanpa syarat dan tidak mau  memberikan surat pindah dari sekolah, yang mana tinggal menghitung bulan lagi Wa dinda sudah mulai memasuki ulangan semester kenaikan kelas IX,” harapnya.

Saat terpisah, Ibu Fifian Ningsih selaku Kadis Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, melalui Via WhatsApp mengomentari akan memanggil Kepala Sekolah.

“Kami akan panggil Kepala Sekolah untuk menanyakan dan klarifikasi,” tutupnya melalui Via WhatsApp, Selasa (10/3/2020).

Sampai berita ini tayang, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Tabona belum memberi jawaban ketika wartawan IBC menanyakan terkait pemberhentian Wa Dinda.

Penulis : Havid|Editor : AS