IBC, TERNATE – Dinas Pemberdayaan Maysarakat Desa (DPMD) Provinsi Maluku Utara melakukan Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2020 di Muara Hotel mulai dari 11-13 Maret 2020, yang dihadiri oleh sembilan DPMD Kabupaten kota se-Maluku Utara.

Samsudin Fabanyo, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Maluku Utara, Samsudin Fabanyo menyampaikan, kegiatan ini adalah rapat kordinasi tehnis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tingkat Provinsi yang melibatkan sembilan Kabupaten kota, DPMD kabupaten kota dan Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten kota.

“Tujuannya adalah mensinkronisasikan program tingkat Provinsi dan Kabupaten kota, dan program yang sifatnya Nasional dengan domainnya desa,” ungkap Samsudin kepada para wartawan, Kamis (12/3/2020).

Selanjutnya dirinya mengatakan jika ada program yang kurang maksimal maka dilakukan koordinasi dan sinkronisasi terhadap program tersebut.

“Langkah yang kita lakukan adalah koordinasi ini tidak terbatas pada persoalan-persoalan perangkat Pemerintahan artinya menyangkut dengan pemberdayaan masyarakat dan melihat fungsi maksimal perangkat pemerintahan di desa Terkait dengan pengembangan,” terang Samsudin.

Masih kata Samsudin, dari hasil rapat ini draf disiapkan nanti kepada saat diskusi terkait dengan hal teknis yang dimana ada kesepakatan antara Provinsi dan Kabupaten kota.

“Dokumen itu di sampaikan kepada Pemerintah Provinsi agar itu menjadi bahan rujukan pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Provinsi dan menjadi bahan dukungan secara nyata sehingga, tidak merumuskan program di belakang meja tetapi harus mengimplementasinya,” katanya.

Kemudian Samsudin mengatakan program yang disiapkan juga bersifat spesifik dan pokok sehingga menjadi kebutuhan pokok hal-hal di desa misalnya, sekarang ini Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Artinya begitu didukung Dana di tingkat desa oleh Kabupaten kota sesuatu yang tidak bisa jalan menjadi bisa berjalan dan ekonomi bisa bergerak di desa itu pokoknya,” ketusnya.

Samsudin berharap kedepan adanya koordinasi yang efektif antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten kota sehingga program yang dirumuskan akan direkomendasikan menjadi rumuskan lebih lanjut.

“Ketika kita merumuskan dengan pikiran yang dinamis, lalu rekomendasi di tindak lanjuti oleh Kabupaten kota itu menjadi sesuatu yang berkembang murni dari berbagai masukan, di pilih, di ramu untuk rekomendasi,” tutupnya.

Penulis : Gamal|Editor : AS