IBC, TALIABU – Berdasarkan Putusan Perkara No. 40/G/2019/PTUN.ABN Antara Kepala Desa Samuya, Mahyudin Sinondeng (Penggugat) melawan Bupati Pulau Taliabu yakni Aliong Mus (Tergugat), terkait persoalan Pembatalan Keputusan Bupati Pulau Taliabu Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Samuya tanggal 1 Juli 2019.

Sesuai keterangan yang dihimpun oleh media IBV, bahwa Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus (Tergugat), kalah pada sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon  yang diajukan pada Kuasa Hukum Kepala Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, di PTUN Ambon.

Atas Putusan Majelis Hakim PTUN Ambon Tanggal 18 Maret 2020, dengan jelas Kepala Desa Samuya Wajib menjabat kembali sebagai Kepala Desa Samuya Periode 2018-2024 karena telah memenangkan gugatan tersebut sesuai aturan yang berlaku, sekalipun tergugat Bupati melakukan upaya Hukum, sebab telah jelas dalam Amar Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, yang dipimpin langsung oleh Majelis dengan Hakim Ketua Sanny Pattipeilohy, Hakim Anggota 1 Berdian Shonatha, Hakim Anggota 2 Cundo Subhan Arnojo dan Pieter Resimanuk, sebagai Panitera Pengganti).

Terkait hal itu, Bupati Pulau Taliabu (Tergugat) diwakili oleh Kuasa Hukumnya Jaksa Pengacara Negara, sementara Kades Samuya (Penggugat) juga diwakili Oleh beberapa Kuasa Hukumnya dari Kantor “Law Office” yakni Mustakim La Dee, dan Partners Mustakim La Dee serta Abd Latif Lestaluhu.

Mustakim La Dee menyampaikan bahwa Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Ambon di menangkan.

“Bahwa Putusan Hakim PTUN Ambon degan Jelas semua Dalil Gugatan Penggugat di Kabulkan dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus telah nyata salah menerbitkan objek sengketa Pemberhentian Kades Samuya yang mana dalam pertimbangan hukumnya majelis hakim menyatakan bahwa Tergugat dalam menerbitkan Objek sengketa tersebut cacat secara Prosedural dan cacat secara substansial,” jelas Mustakim La Dee kepada IBC melalui pesan WhatsApp, Rabu (18/3/2020).

Adapun Amar Putusan perkara tersebut yaitu :

A. Dalam Penundaan

  • Mengabulkan penundaan pelaksanaan objek sengketa Keputusan Bupati Pulau Taliabu No. 84 Tahun 2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Samuya Kecamatan Taliabu Timur Kab Pulau Taliabu Tanggal 1 Juli 2019 sampai putusan dalam perkara a quo berkekuatan hukum tetap.

B. Dalam Eksepsi

  • Menolak eksepsi Tergugat utk seluruhnya

C. Dalam Pokok Perkara

  1. Mengabulkan gugatan penggugat utk seluruhnya
  2. Menyatakan batal Keputusan Bupati Pulau Taliabu No. 84 Tahun 2019 tanggal 1 Juli 2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Samuya Kecamatan Taliabu Timur Kab Pulau Taliabu.
  3. Mewajibkan Tergugat utuk mencabut Keputusan Bupati No. 84 Tahun 2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Samuya Kecamatan Taliabu Timur Kab Pulau Taliabu Tanggal 1 Juli 2019
  4. Memerintahkan Kepada Tergugat untuk merehabilitasi harkat, martabat dan kedudukan Penggugat seperti semula sebagai Kepala Desa Samuya Kec Taliabu Timur Kab Pulau Taliabu periode 2018-2024
  5. Menghukum Tergugat utk membayar biaya perkara dalam perkara ini sbesar Rp.750

Penulis : Havid | Editor : AS