IBC, TALIABU – Dalam rangka mewaspaidai persoalan Virus Corona Badan Penanggulangan Berencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, akan segera membangun Posko Induk Tim Penanganan Corona Virus (Covid-19) di Ibu Kota Bobong Kabupaten Pulau Taliabu dan di setiap Kecamatan Pulau Taliabu.

Dengan demikian, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, dalam hal ini seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membentuk Tim Penagan pada setiap porsi-porsi kerja. Sesuai hasil keterangan Rapat Pembahasan Tim Penanganan yang dibentuk, terdiri dari :

1.) Pengarah : Aliong Mus (Bupati  Kab. Pultab)

2.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Tim Ex Officio) : Dr. Salim Ganiru (Sekertaris Daerah)

3.) Ketua Harian : Sutomo Teapon (Kepala BPBD)

4.) Tim Medis (Kesehatan)

  • Dinas Kesehatan (Dinkes)
  • Rumah Sakit (RS)
  • Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)

5.) Tim Koordinasi

  • BPBD
  • TNI
  • POLRI
  • SATPOL-PP
  • Syahbandar
  • Dis-Hub

Selain itu, selaku Kepala Badan Penanggulangan Berencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu Sutomo Teapon mengatakan bahwa akan bangun Posko Induk Tim Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pulau Taliabu, dan Posko Penanganan di setiap Kecamatan Pulau Taliabu.

“Kami sudah selesai bentuk Tim Penanganan Covid-19 dan setelah ini akan kami akan bangun Posko Induk Penanganan Covid-19 di Kota Bobong yang bertempat di Pelabuhan Bobong, untuk di seluruh Kecamatan Pulau Taliabu kami akan menyuruh cabang BPBD yang ada di setiap Kecamatan agar membuat Posko Penanganan Covid-19 besok,” ucapnya kepada para awak media di Aula Kantor Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Rabu (18/3/2020).

Selanjutnya Sutomo menyampiakan Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu mulai Rabu 18 Maret 2020 langsung bekerja, tahap pertama akan melakukan tinjauan dan pemantauan di setiap Kapal masuk di pelabuhan dan seterusnya ke tiap-tiap Kecamatan Pulau Taliabu.

“Poin-poin hari ini yang telah dibentuk adalah Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu, dan hari ini juga SK akan diterbitkan dan mulai sebentar Kapal masuk langsung mulai bekerja, tim medis menyiapkan alat-alat nya dan semua akan bekerja sebentar,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dis-Hub) Kabupaten Pulau Taliabu Rauf menjelaskan bahwa terkait datang Kapal atau transportasi laut itu kami hanya menangani keselamatan dan dokumen kapal.

“Kami hanya berwewenang menjaga keselamatan pelayaran dan dokumen kapal, keluar masuknya kapal itu tugasnya kami, kalau masalah itu (Covid-19 – Red) adalah masalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), tapi karena kita di Bobong sini tidak ada Kantor Kesehatan Pelabuhan, nah itu harusnya Pemerintah Daerah yang action disitu, action disitu apa yaitu Dinas Kesehatan yang punya tugas,” jelas Rauf kepada awak media.

Rauf berharap dengan adanya isu terkait masuknya orang asing melalui Kabupaten Luwuk, harusnya ada kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah luwuk.

“Saya bukan mengajari, tapi alangkah baiknya Pemerintahan Daerah ink harus ada kerjasama dengan Pemerintah Luwuk Kabupaten Banggai, untuk ada Back Up-nya disitu, jadi dari sana itu protapnya seperti apa, sehingga masuk kesini sudah steril,” harapnya.

Penulis : Havid | Editor : AS