IBC, Tuban – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur kini makin meluas. Per tanggal 22 Maret 2020 kasus positif virus Corona sudah mencapai 41 kasus.

Meskipun kasus penyebarannya terus mengalami peningkatan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Plumpang Kabupaten Tuban tetap melakukan proses pelantikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS).

PPK Kecamatan Plumpang melantik 54 Anggota PPS yang berasal dari 18 Desa di Pendopo Kecamatan Jl. Raya Plumpang No.34, Plumpang, Tuban, Jawa Timur, Minggu (22/3).

Ketua PPK Plumpang, Abdul Mundlir mengungkapkan, pihaknya tetap melaksanakan proses pelantikan tersebut lantaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban sudah memutuskan agar pelantikan PPS tetap dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kita menghormati keputusan pimpinan untuk tetap melanjutkan pelantikan pagi ini dengan dibuat sebagaimana arahan KPU,” ujarnya.

Sebelumnya, KPU RI telah mengeluarkan Surat Edaran KPU Nomor 8 Tahun 2020 yang menginstruksikan agar KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota agar menunda pelantikan PPS.

Hanya saja, bagi KPU Kabupaten/Kota yang telah siap melaksanakan pelantikan PPS dan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang yang menyatakan bahwa daerah tersebut belum terdampak penyebaran virus Corona (Covid-19), maka proses pelantikan PPS tetap dilanjutkan.

Mundlir mengatakan, dalam melaksakan pelantikan PPS, para peserta diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan. Tidak hanya itu, mereka juga diminta untuk menjaga jarak antar masing-masing anggota yang hadir.

“Para anggota PPS yang dilantik juga dilarang untuk bersentuhan langsung seperti bersalaman, sesuai prosedur yang ada tentang pencegahan penyebaran virus Corona,” imbuhnya.

Meskipun kerja-kerjanya ke depan berbarengan dengan penyebaran virus Corona, Mundlir berharap para Anggota PPS tetap bisa bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi netralitas.

“PPS saat ini adalah ujung tombak suskesnya pelaksanaan Pilkada Tuban 23 September 2020 yang akan datang. PPS adalah pelaksana tahapan kepemiluan di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Tuban, Nur Hakim, menyampaikan bahwa proses pelantikan 984 Anggota PPS dilakukan secara terpisah di tiap kecamatan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir pengumpulan massa dalam satu tempat.

“Langkah tersebut diambil menindaklanjuti surat edaran Bupati Tuban terkait peningkatan kewaspadaan terhadap Covid-19,” tandasnya.

Nur Hakim menjelaskan, setiap Komisioner KPU Tuban ditugaskan untuk melantik PPS di empat kecamatan secara bergantian. Bahkan, pihaknya juga telah memberikan edaran terkait pelaksanaan jadwal pelantikan di setiap kecamatan. “Pelantikan PPS seluruhnya dilakukan pada hari Minggu ini,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tuban Tahun 2020 tidak mengalami kendala akibat merebaknya virus Corona.

“Hanya ada beberapa tahapan yang diundur pelaksanaannya yaitu pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan proses pemutakhiran data pemilih,” kata Nur Hakim.

Selanjutnya, Camat Plumpang, Saefudin, berharap agar para Anggota PPS yang telah dilantik dapat terlibat dalam memberikan pemahaman kepada warga di lingkungan masing-masing mengenai virus Corona.

Ia juga mengimbau agar masyarakat di Kecamatan Plumpang dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, diantaranya dengan selalu mencuci tangan dengan sabun dan membersihkan rumah secara berkala.

“Kami imbau masyarakat agar tidak terlalu sering keluar rumah dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Tampak hadir pada pelantikan PPS Kecamatan Plumpang, Komisioner KPU kabupaten Tuban, Panwascam Plumpang, serta Camat dan Forkopimka Plumpang.

Penulis: MH|Editor: HK