IBC, TALIABU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu bersama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (ODP) Kabupaten Pulau Taliabu gelar rapat kerja terkait keseriusan penanganan pandemik Corona Virus (Covid-19) yang menjadi persoalan urgent saat ini, Selasa (24/3/2020).

Dalam amatan IBC, kegiatan tersebut diselenggarakan di ruangan Paripurna DPRD Pulau Taliabu, dihadiri oleh Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19, Asisten II, Kadis-Perindag, Ketahanan Pangan, Dishub, dan Dinsos Kabupaten Pulau Taliabu.

Terkait pembahasan tersebut, Pemda dan DPRD akan seriusi persediaan pangan ketika lock down. Namun dilematis, sebab belum ada keputusan pilih lock down ataukah berbicara soal pangan, yang secara importir pangan akan dihambati untuk sementara waktu jika lock down terjadi.

Sehubungan dengan itu, Kadis Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pulau Taliabu Abdul Kadir Nur Ali mempertanyakan langkah apa yang diambil jika pangan habis sementara Taliabu Lock down.

“Seandainya sudah ada pelarangan penumpang-penumpang untuk berangkat, tapi kapal tetap masuk, langkah apa yang kita ambil seandainya tidak ada lagi stok beras di Kabupaten Pulau Taliabu ini,” ungkapnya.

Hal ini langsung ditanggapi oleh Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu La Ode Hazidin bahwa ketersediaan pangan lokal itu ada ubi dan jagung untuk 2 minggu kedepan.

“Untuk ketersediaan pangan lokal telah kami pantau di pasar itu banyak ubi kayu, ubi jalar dan jagung yang bisa menunjang untuk ketersediaan bahan pangan di 2 minggu kedepan, diluar beras,” tandas Hazidin saat gelar rapat.

Terkait hal ini, selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pulau Taliabu Sukardinan Budaya menyetujui lock down atau tutup pintu masuk transportasi.

“Keinginan saya agar pintu masuk kapal di tutup, karena jalur kapal merupakan berasal dari daerah pandemi corona,” tutur Sukardinan.

Dilain sisi, Asisten II Kabupaten Pulau Taliabu La Hudia mengatakan bahwa ada baiknya keputusan tersebut diputuskan oleh Pimpinan.

“Kalau seandainya mau lakukan lock down, tolong antara pimpinan dengan pimpinan, baru kita yang di bawah terima, itu barangkali langkah yang terbaik,” Tandasnya

Penulis : Havid|Editor : YES