IBC, TALIABU – Empat bulan gaji pekerja tidak tetap (PTT) Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu  terhitung sejak Desember 2019 sampai Maret 2020 belum juga terbayarkan.

Hal ini menjadi alasan para PTT mendatangi kantor Dinas Kesehatan (dinkes) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu sebagai bentuk protes hak mereka, tuntutan yang dilakukan oleh sejumlah PTT yang berasal dari RSUD Kabupaten Pulau Taliabu, Dinas Kesehatan, Puskemas dan Puskemas Pembantu (Pustu) di setiap Kecamatan Pulau Taliabu.

Koordinator aksi Micky Larasi menyampaikan alasan kami datang ke Kantor Dinas Kesehatan untuk menuntut hak kami.

“Kami sudah melakukan mogok kerja untuk sementara waktu, dan alasan kami hadir untuk menanyakan hak kami,” ucapnya kepada IBC di Kantor Dinkes, Senin (30/3/2020).

PTT yang berasal dari RSUD Kabupaten Pulau Taliabu, Dinas Kesehatan, Puskemas dan Puskemas Pembantu (Pustu) di setiap Kecamatan Pulau Taliabu, Senin (30/3/2020). Foto : Hvd/IBC

Dirinya menambahkan bahwasanya mereka akan tetap komitmen mogok kerja apabila gaji PTT belum dicairkan sampai akhir maret ini.

“Tetap kami komitmen untuk mogok kerja, karena kami juga manusia butuh makan maka, apalagi dengan adanya Virus Corona kami ini yang selalu tampil pada garda terdepan,” tambah Micky dengan tegas.

Selanjutnya Micky berharap agar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau untuk perhatikan hak mereka.

“Kami harap agar supaya Kepala Dinas Kesehatan perhatikan hak kami yang menjadi sumber utama kami makan dan minum,” tutupnya.

Dalam amatan media, aksi boikot Kantor Dinkes Bobong Pultab, dari jam 09:00 WIT, yang juga belum digubris oleh pihak Dinas Kesehatan, sementara Kepala Dinas Kesehatan masih berada di luar Daerah, sesuai informasi yang dihimpun pewarta dilokasi Kantor Dinkes.

Penulis : Havid|Editor : AS