IBC, TERNATE – Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut) melalui Direktorat Resnarkoba Polda Malut selama bulan Maret 2020 telah menangani 4 kasus serta berhasil mengamankan 5 pelaku penyalahgunaan Narkoba dengan barang bukti shabu kurang lebih 0.9 gram dan ganja kurang Lebih 3.70.

Kabidhumas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan, mengatakam dari kelima pelaku itu diamankan diberbagai tempat yang berada di Kota Ternate dengan rincian perkara pada sabtu, 14 Maret 2020 bertempat di Kelurahan Gamalama Kompleks Sekolah Cina.

“Telah diamankan Tersangka dengan Inisial RT Alias Erik, wiraswasta, barang bukti (1 sachet kecil shabu dengan nerat 0.26 gram dan 1 buah HP merek samsung J2 warna silver) dan pasal yang dilanggar adalah pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” sebut Adip di ruang kerjanya, Senin (06/04/20).

Lanjut Adip membeberkan di hari dan tanggal yang sama, dari tersangka inisial RT alias Erik. Personel Dit Resnarkoba juga berhasil mengamankan tersangka inisial FM wiraswasta, di Jalan Soa.

“FM memiliki barang bukti 1 sachet plastik kecil berisi shabu dengan berat 0.42 gram yang di isi dalam pembungkus rokok Surya dan 1 buah Hp Samsung, Pasal yang dilanggar pasal 112 ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” jelas Adip.

Masih Adip mengatakan, pada Senin, 23 Maret 2020 bertempat di dalam area kantor dinas Pasar Kota Ternate Kelurahan Kampung Makassar Personel Diresnarkoba Berhasil Mengamankan TSK inisial FM alias DI.

“Dia menggungakan modusnya membuang barang bukti di sekitaran area kantor Dinas Pasar Kota Ternate dengan barang bukti yang berhasil diamankan 7 linting ganja dibungkus dengan pembungkus rokok Gudang Garam Surya dengan berat 3.70 gram, pasal yang dilanggar pasal 111 ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” sambung Adip.

Tidak hanya itu Adip bilang pihaknya juga telah mengamankan 2 tersangkah inisial RL alias Riri wiraswasta dan MA alias AL PNS, berhasil diamankan di depan Hotel Boulevard Kelurahan Gamalama, Senin, 30 Maret 2020.

“Dengan barang bukti 1 sachet kecil berisi narkotika jenis shabu dengan berat 0.22 gram, 1 buah bong yang terbuat dari botol bekas air mineral, 1 buah korek api gas, 1 buah resi pengiriman bank BCA, dan 1 buah resi pengiriman BCA yang didapat dalam saku AL. Pasal yang dilanggar pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a, UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.

Adip berpesan disituasi Negara yang sedang tidak Kondusif terkait dengan virus Corona bukan berarti polri khususnya Polda Maluku Utara akan kendor dalam membrantas pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Para pelaku juga jangan melakukan penyalahgunaan narkoba dengan memanfaatkan situasi sekarang ini, dengan mengedar narkoba,” tutupnya.

Penulis : GML|Editor : YES