IBC, TALIABU – Semprot menyemprot antara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu, Amrin Yusril Angkasa dengan Sekretaris Daerah (Sekda) kembali terjadi terkait regulasi tentang pergeseran anggaran penanganan Covid-19.

Kali ini Amrin kembali menyemprot keras pernyataan Salim Ganiru yang berapa hari lalu menyentil Amrin terkait tidak memahami regulasi tentang pergeseran anggaran penanganan Covid-19 melalui persetujuan DPRD.

Amrin menegaskan Sekda Pultab masih belum memahami aturan tentang pengalihan anggaran Covid-19.

“Regulasi rujukan yang digunakan sekda sebagai dasar argumentasi tentang Refocosing dan relokasi dalam uregensi anggaran ada beberapa yang sudah tidak relefan lagi dijadikan sebagai dasar pijak kebijakan Pemerintah Daerah, karena telah mengalami beberapa kali perubahan Intruksi khususnya dalam melakukan giat percepatan  pergeseran anggaran penaganan Covid 19,” tegas Amrin, Jum’at (17/4/2020).

Menurut Amrin, Sekda dalam hal ini perlu membaca kembali Surat Keputusan Bersama dan regulasi agar lebih memahami regulasi tersebut.

“Karena per’tanggal 9 dan 4 ada edaran terbaru berupa Surat Keputusan Bersama antra Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan khususnya dalam mekanisme pelibatan Institusi DPRD propinsi dan DPRD kabupaten Kota, mohon Pak Sekda bisa membaca SKB yang kami maksudkan biar tidak sulit mencari. Saya sampaikan saja diktum Intruksinya ada pada poin 6 dan 12, semoga setelah membacanya Pak sekda tidak kaku lagi dalam menafsirkan,” terangnya.

Selanjutnya Amrin mengatakan erbicara poin-poin yang dimuat dalam aturan, sudah seharusnya Sekda paham objeknya.

“Karena secara tegas poin di maksud Kami memiliki tanggung jawab pengawasan sekali lagi tanggung jawab pengawasan ada pada DPRD, biar Pak sekda juga mengerti , Kan sangat gila klau Kita mengawasi sebuah objek yang Kita sendiri saja tidak mengenal apa objek pengawasannya, apapun alasan penyampaian dan pemberitahuan mutlak harus di lakukan melalui pimpinan DPRD,” cetusnya.

Selain itu, Politisi Muda Gerindra ini memberi pesan yang keras kepada Sekda Pultab. “Yang terpenting adalah Sekda tidak menganggap remeh keberadaan DPRD dalam merumuskan sebuah kebijakan anggaran yang tentu berimplikasi pada menguras uang rakyat,” tutup Amrin.

Penulis : Havid|Editor : AS