IBC, JAKARTA – Menyikapi instruksi Presiden Joko Widodo dalam upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pangan yakni, PT Pertani, PT Sang Hyang Seri dan PT Pupuk Kujang bersinergi menginisiasi program intensifikasi budidaya padi.

Setelah melalui serangkaian pertemuan via telekonferensi ketiga BUMN pangan tersebut sepakat untuk menaikkan hasil panen padi dengan memanfaatkan lahan PT Sang Hyang Seri di Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

“Sesuai arahan yang diberikan dari Kementerian BUMN, BUMN pangan khususnya PT. Pertani (Persero), PT. Sang Hyang Seri (Persero) diminta untuk melakukan Intensifikasi pada lahan pertanian yang dimiliki oleh PT. Sang Hyang Seri (Persero) seluas kurang lebih 1-2 ribu Hektar,” ungkap Dirut PT Pertani Maryono dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2020).

Dirut PT Pertani, Maryono. Foto : Ist.

Demikian juga lanjutnya, masing-masing BUMN setelah saling sharing knowledge mengenai Corporate Farming dan membuat kajian, sepakat untuk meningkatkan produktivitas hasil panen dari 5.6 Ton/Hektar menjadi sekitar 10 Ton/Hektar.

“Peningkatan produktivitas padi ini nantinya untuk memperkuat ketahanan pangan bagi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Dalam program intensifikasi ini ketiga BUMN Pangan juga akan mengoptimalkan resourceyang dimiliki agar produktivitas panen 10 Ton/Hektar terwujud,” paparnya.

Selain itu, ketiga BUMN juga melakukan pemilihan benih padi yang baik, PT Pertani dan PT Sang Hyang Seri mempunyai pengalaman dalam penyediaaan bibit padi yang bagus. PT Pertani mempunyai mesin drying, miling, cleaning, dan packaging untuk benih dan beras. “Semua akan kami kerahkan demi lancarnya program intensifikasi ini dan menjaga ketahanan pangan masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu Dirut PT Sang Hyang Seri Karyawan Gunarso mengatakan, ketiga BUMN Pangan nantinya secara bersama-sama akan membuat Design Business terkait Corporate Farming di lahan Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Gunarso. Foto : Ist.

“Sinergi PT. Sang Hyang Seri (Persero) dan PT. Pupuk Kujang diharapkan bisa memulihkan kondisi lahan Sukamandi, Subang, yang sekarang ini kurang sehat sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Sementara PT. Sang Hyang Seri (Persero) dan PT. Pertani (Persero) memungkinkan untuk bekerjasama dalam proses pengolahan gabah dan off taker,” ujar Gunarso.

Ia juga menjelaskan, dalam intensifikasi budidaya padi bisa juga diterapkan metode Modern Farming Technologies, karena dengan menggunakan metode tersebut kemungkinan tahun 2020 bisa melakukan dua musim tanam. Sehingga kebutuhan pangan terutama beras bisa tercukupi dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 ke depan nanti.

Selanjutnya>>>