IBC, JAKARTA – Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk menjaga keberlangsungan ekonomi digital di Indonesia dengan meningkatkan pengamanan data pribadi pengguna platform digital.

“Pemerintah akan terus memastikan agar digital economy khususnya e-commerce dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan oleh peretas data atau data breach. Setiap usaha peretasan data akan ditindaklanjuti agar tidak mengganggu jalannya e-commerce,” jelas Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Johnny G Plate saat konferensi pers melalui chanel Youtube KominfoTV usia mengadakan rapat secara virtual antara Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Tokopedia di Jakarta, Senin (04/05/2020).

Dalam rapat itu, Johnny menerima laporan dari Tokopedia tentang dugaan sebagian data pengguna yang diretas. Menurutnya, Kementerian Kominfo, BSSN dan Tokopedia akan melakukan evaluasi dan mitigasi teknis.

“Secara serius akan melakukan evaluasi, penyelidikan dan mitigasi teknis. Selain itu, melakukan update tentang perkembangannya,” ujarnya.

Politisi Partai Nasddm ini juga menerima laporan dari Tokopedia tentang sebagian data yang diretas. Dalam laporan itu Johnny mengetahui data akun dan keuangan pengguna aman.

“Tokopedia menyampaikan data-data keuangan dan akun pelanggan aman. Security system Tokopedia hingga saat ini belum bisa diterobos, walaupun sebagian data terkait nama, email dan telepon barangkali sebagian sudah dimasuki peretas,” papar Johnny.

Selanjutnya Johnny mengingatkan masyarakat pemilik akun di platform digital untuk mengubah password secara berkala.

“Masyarakat pemilik akun agar selalu mengubah password secara berkala dan menggunakan fitur One Time Password (OTP) agar keamanan akun pribadi dapat terjaga dengan baik,” jelasnya.

Dirinya menyatakan akan melakukan update perkembangan setelah tim yang terdiri dari perwakilan Kementerian Kominfo, BSSN dan Tokopedia untuk melakukan evaluasi teknis.

“Kami akan melakukan update perkembangan setelah tim yang melakukan evaluasi secara teknis bekerja,” tandas Johnny.

Johnny menyatakan peretasan data pernah terjadi dialami perusahaan global dan lembaga pemerintah dari negara besar.

“Baik di dalam negeri yang terkait platform digital maupn perusahaan besar global. Bahkan intitusi negara besar pun juga diretas,” ungkapnya.

Terakhir Johnny menegaskan kembali komitmen Pemerintah untuk menjaga agar ekonomi digital berjalan dengan baik dengan menyelesaikan peretasan data platform digital.

“Kominfo bersama @BSSN_RI akan selalu bekerja sama dengan seluruh pelaku e-commerce untuk berusaha meningkatan security system agar bisa melindungi data pribadi masyarakat,” pungkasnya tegas.

Penulus : FA|Editor : YES