IBC, JAKARTA – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) menilai langkah Menteri BUMN Erick Thohir untuk merenovasi Gedung Sarinah agar lebih Indonesia Friendly sangat tepat. KAPT menilai bahwa ke depan nantinya BUMN yang bergerak di bidang toserba ini bisa menjadi etalase utama produk dan merk dalam negeri.

“Kami menilai langkah Erick Thohir dalam upaya pembenahan BUMN Sarinah melalui renovasi gedung merupakan pilihan yang tepat. Apalagi konsep Sarinah ke depannya juga tak hanya sebagai pusat perbelanjaan, namun juga lebih Indonesia friendly,” ujar Koordinator Kompartemen UMKM KAPT Lukman Hakim di Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Artinya, lanjut Lukman, Gedung Sarinah akan menjadi tempat yang berpihak kepada merek dan hasil usaha kecil dan menengah (UKM), “ini harus kita dukung,” sambungnya.

Lukman menilai konsep Sarinah ke depan dengan menjadikannya sebagai “Etalase Indonesia”, tempat untuk memajang dan menjual produk unggulan hasil Indonesia. Maka baik WNI maupun WNA, yang membutuhkan produk unggulan Indonesia bisa datang ke Sarinah.

Ia menambahkan bahwa kreatifitas dan semangat masyarakat (produsen apapun) akan tumbuh jika negara benar-benar serius mengurus dan menjaga agar produk-produk lokal di beri ruang oleh pemerintah.

“Sarinah harus mampu menjadi etelase utama mengenai produk unggulan dalam negeri baik UMKM atau kreatifitas lokal yang terlebih dahulu melalui proses kurasi. Erick Thohir harus mengawal produk-produk lokal ini. Bukan hanya dalam soal McDonald’s dan kopi, namun juga dalam hal industri lainnya,” ujar Lukman.

Tak hanya itu, lanjut Lukman, Pandemi Covid-19 ini memberi pelajaran dan memaksa bangsa ini mandiri, berdiri di kaki sendiri, seharusnya kita mendorong penggunaan produk lokal. Karena nantinya produsen dalam negeri (masyarakat) juga yang mendapat manfaat dari efek perputaran ekonomi lokal.

Lukman menambahkan, dengan hadirnya produk-produk khas Nusantara hasil kreasi anak bangsa melalui pemberdayaan UMKM, tentu saja hal ini sejalan dengan konsep Trisakti yang diamanahkan Bung Karno yaitu tentang kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

“Partisipasi UMKM dengan produk-produknya semisal kerajinan tangan, makanan maupun produk kreatif lainnya yang khas Nusantara, setidaknya dapat menumbuhkan perekonomian daerah yang merupakan basis-basis UMKM. Mereka pun juga dapat memperkenalkan budaya daerahnya dengan kreatifitas yang mereka ciptakan dalam produknya nanti. Ini sekaligus implementasi ajaran Bung Karno, berdikari di bidang ekonomi dan bangga dengan produk bangsa sendiri, sekaligus memupuk kepribadian yang utuh sebagai orang Indonesia,” urai Lukman.

“Saya yakin di korporasi BUMN ini juga masih cukup banyak hal yang bisa dioptimalkan untuk menggunakan dan memanfaatkan produk dalam negeri kedepan,” tuturnya.

Lukman menyampaikan hendaknya langkah Erick Thohir tersebut dapat didukung semua pihak terkait, Terutama oleh para pemangku kepentingan di sektor koperasi dan usaha kecil dan menengah.

Selain KAPT, KPN juga gabungan dari organisasi relawan Jokowi, yakni, Almisbat, Alumni Menteng 64, Bara JP, Blusukan Jokowi, Kornas-Jokowi, MAPPAN, Paguyuban Relawan Nusantara, Pengawal Pancasila Damai, RPJB dan Seknas-Jokowi.

Penulis : AI|Editor : SD