IBC, PELALAWAN – Ikatan Keluarga Masyarakat Kuala Tolam (IKM-KT) pertanyakan uang bagi hasil program tanaman kehidupan dari PT. SAU kepada kepala desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, Riau sebesar Rp400.000.000 (empat ratus juta rupiah – red) yang diklaim belum dicairkan kepada masyarakat IKM-KT.

Kepala Desa Kuala Tolam, Rupardi dituding melakukan dugaan penggelapan uang milik masyarakat berkisar Rp400.000.000 yang seharusnya telah cair pada Ramadhan bulan Mei lalu.

Rupardi yang baru saja menjabat sekitar satu tahun itupun mendapat desakan keras dari Agus Zaini selaku perwakilan dari ratusan masyarakat Kuala Tolam untuk segera menyerahkan uang tersebut kepada seluruh anggota IKM-KT.

“Kita minta kepada kepala desa segera serahkan uang tersebut kepada anggota IKM-KT sesegera mungkin sebelum kita upayakan kejalur hukum,” kata Agus Zaini kepada IBC Biro Pelalawan, Selasa (17/6/2020) malam.

Agus mengatakan pihaknya telah berupaya membicarakan hal tersebut secara musyawarah kepada pihak pemerintah desa hingga akhirnya desakan tersebut dilakukan.

“Kami sudah bicarakan persoalan ini jauh-jauh hari, dan terahir kemarin pada Senin siang (15/6/2020) perwakilan IKM-KT telah bertemu dengan aparatur desa untuk mempertanyakan kemana uang kami sebanyak Rp400 juta itu dan kenapa belum diserahkan kekami,” ulasnya sambil menjelaskan.

Salah satu perwakilan IKM-KT menimpali kalau dirinya melihat rekening yang ditunjukan oleh kades.

Selanjutnya >>>