IBC, TARAKAN – Setelah dinyatakan menghilang sejak dua hari lalu, akhirnya Basarnas Tarakan beserta Polair Polda Kaltara menemukan Sapriansyah dengan posisi mengapung dan meninggal dunia di perairan Juata Laut, Kamis (18/6/2020).

Kepala Kantor Basarnas Tarakan, Amiruddin.A.S mengatakan pada Kamis (18/6/2020) pukul 08.30 wita Basarnas menerima informasi dari SAR gabungan Polair Polda Kaltara terkait adanya informasi dari masyarakat telah menemukan adanya mayat yang terapung.

“Kami dan Tim SAR gabungan langsung bertolak menuju ke lokasi ditemukannya mayat serta dilakukan evakuasi menuju RSUD Tarakan untuk dilakukan visum,” tegasnya.

Keluarga korban diwakili Ketua Rukun Tetangga (RT) yang melapor menuju ke rumah sakit untuk memastikan apakah mayat tersebut merupakan salah satu keluarga yang sebelumnya dinyatakan hilang atau belum kembali dari kegiatan memancing.

“Setelah di rumah sakit dilakukan pengecekan dan diketahui bahwa korban ini adalah salah satu keluarga mereka yang dinyatakan hilang atau belum kembali dari memancing serta dipastikan bahwa korban tersebut atas nama Sapriansyah (51) laki-laki yang berdomisili di juata laut,” terang Amiruddin.

Namun setelah dilakukan pengecekan bersama dengan pihak keluarga secara fisiknya ditemukan luka lebam namun pihaknya tidak berani langsung memberikan justifikasi

“Nanti mungkin dari teman-teman media silahkan melakukan konfirmasi ke pihak yang berkepentingan menyangkut identifikasi korban bila memang terjadi tindakan kriminal terhadap korban,” ujar Amiruddin

Selanjutnya >>>