IBC, JAKARTA – Gibran Rakabuming Raka (33) menghadiri kegiatan ‘Gotong Royong dan Sehat Bareng’ di RT 5-6, RW 4, Kemlayan, Serengan, Surakarta, Sabtu (20/6/2020).

Dalam kegiatan blusukannya kali ini, warga tampak antusias menyambut kedatangan Gibran. “Assalammualaikum, Pak, Bu, sehat-sehat nggih,” sapa ayah Jan Ethes itu sambil mengatupkan tangan di dada.

“Sehat, Mas. Selamat datang di kampung kami!” ujar warga senang. Warga pun banyak yang mengajak Gibran foto bersama. “Jaga jarak nggih Pak, Bu,” ucap pemilik Ternakopi itu sebelum sesi selfie berlangsung.

Gibran lanjut bersama rombongan berjalan menuju lokasi pembagian gizi, sepanjang perjalanan ia menyapa warga ramah sambil membagikan cinderamata berupa buku tulis dan jam tangan untuk anak-anak di perkampungan itu.

Para relawan bersama ibu-ibu PKK tampak sudah menyiapkan bubur kacang hijau sebanyak 150 porsi yang siap dibagikan kepada warga setempat. Anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu kompak mengantre pembagian gizi, tertib mengenakan masker. Gibran turut membagikan bubur kacang hijau kepada warga.

Retno Tukiran selaku Ibu Ketua RT 05 mengaku sangat senang akan kedatangan pemilik Mangkokku itu. “Seneng banget, Mbak. Bangga rasanya, Mas Gibran mau datang ke sini. Alhamdulillah, dulu kami ajukan permohonan bantuan ronda untuk RT kami, eh malah dikasih untuk 1 RW sekaligus, jadi 6 RT dapat semua,” kenangnya.

Tukiran melanjutkan dirinya bersama warga ingin mendapat sesi sarasehan khusus dengan Gibran untuk menyalurkan aspirasi warga. “Kami juga pengen kalau nanti situasi sudah stabil usai Covid-19, Mas Gibran bisa blusukan dan sarasehan sama kami warga di sini, karena kami menunggu sekali. Pengen Mas Gibran dekat dengan warga kami,” ujar Tukiran bersemangat.

Usai pembagian gizi, Gibran berpamitan kepada warga. “Mohon maaf waktunya terbatas, karena saya harus datang keacara yang sama, tapi di lokasi lain nggih Pak, Bu. Insya Allah nanti dijadwalkan biar bisa datang ke sini lagi di waktu yang lebih longgar,” ucapnya sembari berpamitan.

Warga mengiringi Gibran hingga sampai di mobil, “Matur nuwun nggih, Mas. Hati-hati!” Ujar warga melepas kepergian Gibran ke lokasi selanjutnya.

Penulis : TN|Editor : DB