IBC, BOGOR – Komite Penggerak Nawacita (KPN) bersama PT Pupuk Kujang menggelar bimbingan teknis (bimtek) atau penyuluhan di Kebun Percobaan KPN seluas lebih kurang 1 Ha yang dikelola bersama oleh KAPT Bogor Raya dan Kelompok Tani Puncak Hijau Desa Cibereum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (2/7/2020).

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam dua sesi yang berbeda dan diikuti oleh perwakilan kelompok tani serta anggota KAPT Bogor Raya sebanyak 50 orang.

Salah satu perwakilan KPN Pitono Adhi yang hadir dalam acara ini mengatakan bimtek yang didukung PT Pupuk Kujang ini merupakan salah satu terobosan untuk mengupayakan produktivitas petani melalui penanaman komoditi baru dengan memanfaatkan sumber daya atau potensi alamiah yang ada di lokasi sekitar Kebun Percobaan KPN.

“Melalui Kebun Percobaan yang bekerjasama dengan PT Pupuk Kujang dan Kelompok Tani Puncak Hijau ini, KPN ingin potensi yang ada di lokasi ini dapat bermanfaat kembali untuk produktivitas dan peningkatan para petani. Dengan bimtek dari PT Pupuk Kujang, para petani tadi diajari bagaimana membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang ada di lokasi perkebunan, misalnya dedaunan, semak, maupun sisa tanaman habis panen, jadi tidak ada yang terbuang,” ujar Pitono.

“Selain itu, kami sangat berterima kasih terhadap pupuk kujang melalui Kebun Percobaan KPN ini dengan dukungan ilmunya mau berbagi bagaimana mengolah tanah yang baik, membuat pupuk organik serta merawat tanaman hingga hasilnya bisa optimal,” imbuhnya.

Dalam acara bimtek ini PT Pupuk Kujang memberikan pelatihan budidaya bawang putih dan penanaman jahe merah serta pembuatan pupuk kompos secara sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani sekitar cisarua maupun Kabupaten Bogor untuk dapat memanfaatkan lahan-lahannya agar dapat produktif dan bermanfaat sehingga meningkatkan perekonomian.

“Kami dari Pupuk Kujang dalam bimtek ini memberikan support bimbingan bagaimana budidaya tanaman yang dapat diolah seperti bawang putih dan Jahe Merah, hingga pemberian pupuk yang digunakan seperti Nitroku 16 dan Excow,” ujar perwakilan PT Pupuk Kujang Wahyu Sunu Aji.

Sementara itu PIC Kebun Percontohan KPN Rusdani Hasibuan mengatakan lahan yang berlokasi di Desa Cibereum ini secara bertahap sudah mulai diolah dan dibudidayakan tanaman sayuran berupa Caysin, Tomat serta Jahe Merah maupun Bawang Putih.

Ia mengungkapkan pada pertemuan sebelumnya tim teknis dari PT Pupuk Kujang telah mengambil sampel tanah dilokasi lahan untuk diteliti tanaman apa yang akan cocok dikembangkan di lokasi tersebut. Dari hasil penelitian lahan ini ternyata cocok untuk tanaman Jahe Merah dan Bawang Putih.

“Maka tahap selanjutnya adalah uji coba praktek budidaya tanaman bawang putih dan Jahe Merah yang kami perkenalkan kepada para petani di lokasi ini. Lahan dengan ketinggian 1100 m diatas permukaan laut ini juga dinilai cocok untuk diujicobakan melalui teknik bercocok tanam dengan mengkomparasikan pupuk organik dan pupuk cair racikan Pupuk Kujang guna mengoptimalkan produktivitas hasil panen,” tutur Rusdani.

Rusdani menuturkan dalam bimtek kali ini para petani dan anggota KAPT Bogor Raya juga diberi pengetahuan tentang Composting, yakni pemanfaatan kotoran ternak serta rumput kering untuk digunakan sebagai pupuk. Konsep pertanian terpadu, mulai dari fase tanam hingga pemasaran serta integrasi dengan budidaya ternak juga akan menjadi materi dalam sesi Bimtek tersebut.

Sedangkan Poktan Puncak Hijau menyampaikan apresiasinya atas bimbingan yang diberikan oleh KPN dan Pupuk Kujang tersebut. Mereka merasakan terbantu secara teknis bagaimana pemanfaatan lahan dan penggunaan pupuk yang cocok.

“Dengan adanya penyuluhan ini para petani merasa terbantu secara teknis mengenai penggunaan pupuk yang cocok dan tanaman apa yang dapat dimanfaatkan untuk lahan yang ada ini. Kedepannya kami berharap dapat bertanam secara efektif dengan penyuluhan yang telah diberikan oleh KPN dan Pupuk Kujang,” tutup Dayat dan Jubir dari Poktan Puncak Hijau.

Penulis : AI|Editor : YES