IBC, SERAM – Anggaran penanganan Covid-19 untuk Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang terekspos di media sebesar Rp43 miliyar, anggaran yang ada dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Besarnya angggaran jumbo itu katanya diperuntukkan untuk penanganan dan perlindungan masyarakat sebesar Rp28.149.522.349, kemudian penyediaan pengamanan sosial sebesar Rp11.954.427.555 dan pengamanan dampak ekonomi masyarakat sebesar Rp3.851.890.100.

Informasinya, anggaran yang sudah terpakai sebesar Rp15,9 miliyar lebih. Dengan terpakainya anggaran sebesar itu mestinya pemerintah daerah SBB lebih transparan dan terbuka kepada masyarakat.

Melihat hal itu Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Hualoy (HIPPMAH) mempertanyakan data-data mahasiswa yang katanya diambil untuk memperoleh bantuan dimasa pandemi ini.

Ketua umum HIPPMAH, Muslim Azhari Saleh Lussy mempertanyakan data mahasiswa yang diminta baru-baru ini dengan dalil bahwa akan ada bantuan langsung yang diberikan dari pemerintah daerah.

“Sebelumnya Pemerintah Desa Hualoy melalui Sekretaris, menghubungi saya selaku Ketua Umum HIPPMAH. Saya diminta agar memasukan data mahasiswa yang nantinya akan diberikan kepada pemda,” tegasnya melalui keterangan tertulis yang diterima IBC, Minggu (5/7/2020).

Selanjutnya Muslim menegaskan kemungkinan desa-desa lain juga mendapatkan hal yang sama seperti yang kami alami ini, sebab informasi ini langsung dari pemerintah desa. Artinya sangat bertanggungjawab sekali.

Selanjutnya >>>