IBC, JAKARTA – Kritik terbuka anggota DPR Fraksi PDIP Adian Napitulu atas kinerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara disesalkan banyak pihak. Mereka menduga, ada maksud tertentu dibalik serangan Adian terhadap Menteri BUMN Erick Thohir.

Ketua Umum Pemuda Indonesia Hebat Rhugby Adeana, bahkan mendesak Adian dan kelompoknya segera menyudahi serangannya ke BUMN, karena dapat menganggu pemulihan ekonomi yang tengah digalakan oleh pemerintah saat ini.

“Saya harap Adian dan kelompoknya segera hentikan kritiknya, karena dapat menganggu kerja Menteri BUMN Erick Thohir yang kini sedang gencar-gencarnya melakukan transformasi, salah satunya dengan mengenalkan logo baru perusahaan BUMN ke publik,” tegas Rhuqby Adeana kepada media di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.

Menurut dia, di masa pendemi sekarang ini harusnya kita semua bersatu padu, bergotongroyong membangun ekonomi bangsa agar bangkit dan stabil kembali. “Bukan malah membuat gaduh demi kepentingan kelompoknya saja,” imbuhnya.

Rhugby menilai, Adian dan kelompoknya sedang menabuh genderang berupa isu di BUMN, malah tidak mendapat simpatik dari masyarakat. Karena hanya di era kepemimpinan Menteri Erick Thohir lah posisi direksi BUMN dijabat oleh kalangan muda (millenial) yang punya semangat kuat membangun BUMN lebih maju kedepannya.

“Sudah bukan jadi rahasia umum bahwa tindakan Adian mengkritik kinerja BUMN, dan kita semua sudah paham. Kita tidak boleh biarkan tindakan semacam ini, harus kita hentikan sama-sama,” tandas Rhuqby.

Seharusnya, lanjut Rhuqby, Adian sadar, dan memahami pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Situasi ekstraordinary, kita tidak bisa main dengan cara linier, untuk itu Jokowi menegaskan bagaimana menangani situasi kritis itu juga harus dengan ekstraordinary,” lanjutnya.

Menambahkan, instabilitas politik yang sedang diciptakan saat ini, akan juga berdampak pada lemahnya ekonomi, dan rakyat pun ikut jadi korban.

“Kami dari relawan Jokowi akan support kinerja Menteri BUMN Erick Thohir, kami tidak akan bikin gaduh seperti Adian yang notabane partai pendukung utama, dan tidak pantas dia mengkritik kinerja BUMN,” ucapnya meyakinkan.

Rhuqby juga mempertanyakan kritik Adian ke BUMN, karena setahunya, bahwa Adian anggoga Komisi VII DPR yang membidangi SDA, Pertambangan dan tidak ada kaitannya dengan BUMN yang jadi mitra komisi IV DPR.

Ia berharap, agar Adian fokus saja bekerja dan mengurusi masalah Pertahanan bukan mengkritisi kinerja BUMN, “dan saya jadi curiga dibalik ini ada motif tersembunyi dari Adian dan kelompoknya,” pungkas Rhuqby.

Penulis : FA|Editor : SD