Pria kelahiran Sumatera Utara ini yang kini sedang menempuh pendidikan di semester enam FH UBT itu menambahkan agar kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa tidak hanya dilakukan hanya ketika saat KKN namun perlu juga peran serta dari pemerintah daerah.

“Harapannya semua instansi baik dari tingkat pemerintah kota sampai tingkat RT agar terus melaksanakan kegiatan positif seperti ini, jadi tidak terbatas pada saat mahasiswa KKN saja, tapi boleh aja dijadikan program kerja di setiap instansi terkait,” imbuh Pangi.

Di sisi lain, Dewi Siahaan seorang mahasiswi yang juga sedang memprogramkan KKN melakukan hal unik, pasalnya dirinya menjahit masker untuk nantinya dibagikan kepada masyarakat.

Mahasiswi UBT saat menjahit pembuatan masker disela-sela KKN, Senin (20/7/2020). Foto : GKS/IBC

“Kalo maskernya telah selesai dijahit bakal segera dibagikan, nah pembagian hasil KKN ini bertujuan untuk memberikan contoh, dukungan, dan ajakan kepada warga untuk senantiasa melakukan pencegahan covid-19,” ucap Dewi.

Menurutnya ditengah pandemi saat ini perlu kesadaran dari masing-masing masyarakat supaya peredaran Covid-19 tidak berlarut-larut.

“Sekarang yang kita butuhkan hanyalah kesadaran bahwa virus corona ini harus segera diputus agar kehidupan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Dewi.

Penulis : GKS | Editor : YES