IBC, SERANG – Lantaran jalan yang rusak parah tak kunjung diperbaiki, warga Kampung Cilandak, Desa Bojong Menteng, Serang, Banten ancam Golput (Golongan Putih) apabila jalan akses utama warga tuk mencari nafkah tak diperbaiki oleh pihak pemerintah Kabupaten Serang.

Ancaman warga tersebut bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah Kabupaten Serang, yang tak kunjung memperbaiki jalan Lipung terletak di kampung Terahan.

Disampaikan warga kampung Cilandak, Ratim namanya, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, bahwa jalan tersebut sempat ada wacana untuk di perbaiki, namun hanya angin segar tidak kunjung terealisasi, dengan alasan tidak memiliki dana dan karena Covid-19, “sekarang tidak ada kepastian lagi dari tahun ke tahun warga cuma dapat janji-janji aja,” ujarnya.

Selain itu kata Ratim, jalan tersebut sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki, bahkan sejak ia kecil sampai sekarang Ratim memiliki dua orang anak, belum pernah merasakan jalan bagus, padahal jalan tersebut menghubungkan desa Bojong Menteng dan Mekarsari, namun jalan itu berada di wilayah Desa Mekarsari.

“Mungkin jalan itu dari sekitar tahun 1990 sampai sekarang belum ada perbaikan. Saya sebagai warga mengharapakan ada perbaikan jalan, karena jalan ini sebagai akses utama warga kampung cilandak desa bojong menteng,” ungkap dia.

Di kampung itu juga lanjut Ratim, terdapat ternak ayam dan warga pernah berdialog dengan pemilik ternak itu, pihak ternak mengatakan mau bekerjasama membantu jalan tersebut, namun kata Ratim, pemilik ternak enggak semua dibebankan kepadanya.

Ratim pun menyampaikan, bahwa banyak masyarakat mengancam bila jalan tidak diperbaiki akan golongan putih (golput) pada pilkada Serang 2020 mendatang.

“Ada usulan dari masyarakat kalau jalan lipung tidak di perbaiki kami akan golput dalam pilkada serang 2020,” tutupnya.

Penulis : RHM|Editor : YES