Pria Berprofesi Sebagai Ojek Online (Ojol) Kehilangan Satu Buah Testisnya akibat puluhan jam mengendarai roda dua.

IBC, TANGSEL – Mulanya menurut Pasien bernama lengkap Muhammad Dzulqornain (41) yang kehilangan satu buah testisnya ini akibat terlalu lama mengendarai roda dua yang menyebabkan dirinya turun berok dengan bahasa medis Hernia.

“Awalnya saya turun berok,” kata Muhammad saat redaksi bertandang ke rumah pasien di Jelupang, Serpong Utara, Tangerang Selatan beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, seharusnya ia tidak banyak mengkonsumsi obat-obatan dokter, sebelum di urut (pijat) terlebih dulu sebagai kepercayaan dan keyakinan turun menurun jika menderita penyakit Hernia. Hanya saja hal itu tidak Muhammad lakukan.

”Harusnya saya urut dulu, kalau kata orang kampung mah,” ujar Muhammad kental dengan logat Betawinya itu.

Pasien Terbaring Sejak Satu Bulan Yang Lalu. Foto : Dok/IBC.

Maklum sambung Muhammad yang berprofesi sebagai driver online ini mengatakan, bahwa dirinya terlalu lama di atas kendaraan untuk mencari nafkah demi ibadah menghidupi anak istrinya.

“Habis mau gimana lagi bang, kita cuma bisa begini kerjanya. Sekarang saya enggak kerja udah satu bulan di rumah aja,” papar pria memiliki dua orang anak ini sambil meneteskan air matanya.

Saat mengetahui bahwa satu buah testis dan kulit-kulit di bawah kemaluannya hilang ketika ia mulai merintih kesakitan, meskipun tidak ia rasakan kehilangan satu buah testisnya. Bahkan pengakuan istrinya saat membersihkan rumah pun tidak menemukan di mana terjatuh satu buah testis milik sejolinya itu.

Mengetahui hal itu, ia bergegas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan, hanya saja ia menyesalkan RSUD Tangerang Selatan tidak memiliki peralatan operasi untuk penyakit yang dideritanya. Pihak RSUD Tangsel hanya memberikan surat rujukan ke RSUD Kabupaten Tangerang, Banten.

Pasien saat diperiksa oleh tenaga medis RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9/2020). Foto : Dok/IBC

”Cuma saat saya dan istri ke RSUD Kabupaten Tangerang harus menunggu sampai bulan Nopember, mungkin karena menggunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat),” imbuh Muhammad berharap dapat dipercepat operasinya.

Sambil menahan rasa nyerinya, Muhammad memohon kepada seorang pemuda bernama Riyon agar dapat memberikan pertolongan kepada dirinya, untuk mempercepat jadwal operasi di RSUD Kabupaten Tangerang, hanya semata-mata untuk bekerja kembali dan menafkahi keluarganya seperti sedia kala.

Dalam wawancara singkat dengan redaksi, di tempat yang sama, Riyon (30) pemuda yang mencintai tugas-tugas kemanusiaan ini mengatakan, bahwa awalnya ia mengetahui informasi dari keluarganya yang berada di Kelurahan Jelupang, sehingga ia menghampiri pasien kurang mampu itu untuk menanyakan dan melihat langsung penyakit dan bagaimana kronologisnya.

Berkat pergaulan luasnya Riyon yang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta ini mendapatkan pertolongan dari koleganya di Kabupaten Tangerang, yang segera menghubungi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang untuk memberitahukan bahwa ada warga ‘kota tetangga’ kulit tempurung dan buah testisnya hilang, tentunya sembari meminta pertolongan kepada Wakil Rakyat tersebut.

”Kemarin kamis alhamdulilah terealisasi, pihak RSUD Kabupaten Tangerang minta pasien datang pagi-pagi untuk cek darah dllnya, sebagai pra operasi,” ucap Riyon, di Serpong Utara, Jumat (11/9/2020).

Tanpa banyak berbasa-basi, Riyon memohon izin untuk menutup perbincangannya kepada redaksi, “mohon doanya aja kepada warga Tangsel, semoga nanti operasinya lancar tanpa hambatan apapun, dan pasien selamat,” tutup pria murah senyum ini.

Editor : RN|YES