IBC, JAKARTA – Pesan Whatsapp ajakan aksi Dukung Ahok dan Erick Thohir di media sosial, yang akan digelar oleh Aliansi Habisi Orang Korupsi di Indonesia (AHOK Indonesia) baru-baru ini, disesalkan banyak pihak, khususnya dari relawn Jokowi.

Menurut Sekretaris Jenderal Seknas-Jokowi, Dedy Mawardi bahwa pencatutan nama organisasinya merupakan perbuatan yang tidak bertanggungjawab. Pasalnya kata dia, Seknas-Jokowi tidak pernah terlibat dalam aksi yang akan diselenggarakan oleh AHOK-Indonesia pada esok hari Jumat, 18 September 2020 di depan gedung Kementerian BUMN.

“Saya tegaskan, bahwa Seknas-Jokowi tidak pernah terlibat dalam aksi yang akan digelar AHOK-Indonesia di depan gedung Kementerian BUMN,” ujar Dedy dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Kamis, (17/9/2020).

Selain itu, ia juga menginstruksikan jajarannya agar untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut. “Saya instruksikan kepada pengurus/relawan Seknas-Jokowi untuk tidak terlibat dalam aksi itu,” jelas Dedy meminta kepada pengurus Seknas-Jokowi agar hal tersebut menjadi perhatian.

Apabila imbuh Dedy, jika terdapat atribut Seknas-Jokowi dalam aksi tersebut, merupakan ulah oknum pihak-pihak yang sengaja merusak dan berkehendak memanipulasi nama baik Seknas-Jokowi.

“Kalau di dalam aksi itu ada orang yang menggunakan atribut Seknas-Jokowi, itu ulah oknum yang berniat tidak baik dan memanipulasi nama Seknas-Jokowi,” pungkas Juru Bicara Komite Penggerak Nawacita (KPN) ini.

Penulis : AI|DB