IBC, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Staf khusus meresmikan Musolah An Nur yang baru selesai pembangunannya di lingkungan perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang pada Kamis (17/9/2029).

KH Amiruddin Nahrawi yang biasa dipanggil Cak Amir dan juga menjadi ketua PW NU Sumsel mengatakan dengan diresmikan musolah ini meminta kepada Kabag Agama Biro Kesra Pemprov Sumsel Sunarto dan Kabid Perikana Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Septifitri untuk bekoordinasi membentuk pengurus musolah yang tidak terlibat dalam paham radikalisme dan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Kedepannya jika sudah terbentuk kepngurusan musolah An Nur, yang kredibel dan ahli sunnah waljamaah dan saya meminta nama- nama yang termasuk dalam pengurusan yang akan saya laporkan kepada pak Gubernur,” kata Cak Amir.

Selanjutnya Sunarto mengatakan bahwa Musolah An Nur yang dulunya kotor dan kecil sekarang sudah direhab dan menjadi musolah yang baik, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Untuk membentuk kepengurusan saya akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel agar lebih selektif lagi agar tidak terlibat paham radikalisme sehingga dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan sesuai dengan visi dan misi pak Gubernur,” ucap Sunarto.

Terakhir Septifitri mengucapkan alhamdulillah acara peresmian musolah sukses, berarti hari ini kantor Dinas Kelautan dan Perikanan sudah memiliki musolah yang lebih baik dari sebelumnya dan untuk menunjuk kepengurusan saya akan berkordinasi dengan Kabag Agama Biro Kesra, setelah itu akan saya sampaikan kepada Gubernur Sumsel karena musolah ini merupakan aset Pemda Provinsi Sumatera Selatan.

“Saya berharap dengan adanya musolah ini bisa meningkatkan iman dan ketaqwaan dan silahturahim sesama pegawai dinas Kelautan dan Perikanan khususnya yang muslim dan muslimah,” tutup Septifitri.

Penulis : Zul | Editor : YES