IBC, JAKARTA – Beberapa waktu yang lalu diketahui bahwa Menteri BUMN Erick Thohir melakukan langkah-langkah terobosan dan perombakan di tubuh BUMN secara besar-besaran, hal ini mendapatkan respon positif dari kalangan mahasiswa dan pemuda Indonesia.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Mahasiswa dan Pemuda Reformasi (DPP KMP Reformasi) Gunawan Al Bima, menilai bahwa upaya perombakan beberapa pengurus di internal BUMN oleh Menteri Erick Tohir merupakan langkah yang sangat tepat untuk perbaikan.

“Saya kira perombakan beberapa pengurus diinternal BUMN yang dilakukan oleh pak Erick Thohir merupakan langkah dan terobosan yang sangat tepat,” ucap Gunawan Al Bima, melalui selularnya, Selasa (22/09/2020).

Menurutnya, terobosan tersebut membuktikan kompetensi Erick dalam mengelola kementerian sebagai tempat vital bagi pemasukan dan keuangan negara.

“Puluhan tahun bergelut dalam dunia bisnis dengan berbagai pengalaman dan pengatahuan yang dimilikinya, pak Erick telah yakin akan langkah dan upaya terbosan besar di lingkup internal Kementerian BUMN. Tujuannya untuk mendorong BUMN sebagai lembaga yang kokoh dan berada pada garda terdepan untuk menyokong dan mendongkrak penghasilan negara,” paparnya.

Lanjut Al Bima, pada sisi lain jika mengamati jajaran menteri pada periode kali ini, Menteri Erick tentunya berbeda, dan mempunyai keunikan tersendiri. Pasalnya menurut Al Bima, bahwa Erick murni memiliki kemampuan dalam dunia bisnis, ia merupakan sosok pengusaha dan bukan kader dari partai politik tertentu.

Menurutnya hal itu, adalah bentuk kemurnian Erick Thohir, maka langkah dan terobosan Erick adalah semata-mata untuk memperbaiki Kementerian BUMN guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia tanpa tendensi apapun.

“Maka dari itu, kami mengajak rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada Menteri BUMN, untuk memulihkan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19. Kami yakin dan percaya sosok Erick Thohir mampu menyelesaikan semua itu,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan perombakan pada sejumlah perusahaan pelat merah. Terakhir, BUMN minyak dan gas bumi (Migas) PT Pertamina (Persero), di mana jumlah direksi dipangkas setengahnya dari 11 menjadi 6 orang.

Sebelumnya Pertamina, Erick Thohir juga telah melakukan perubahan pengurus besar-besaran pada BUMN lainya, termasuk di dalamnya BUMN Karya. BUMN itu antara lain, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Penulis : FA|YES