“Ada 3 pak, terdiri dari dua puskesmas yang ada di kecamatan Pangkalan Kerinci pak,” kata petugas yang minta namanya dirahasiakan kepada biro IBC saat melakukan investigasi.

Selain di Ibukota Kabupaten Pelalawan yang sudah berstatus zona merah, dari penelusuran dilapangan, pengakuan warga Desa Sering Kecamatan Pelalawan kab. Pelalawan mengatakan bahwa salah satu warganya dinyatakan positif Corona.

Disiko lah Ado yang Kono Corona lah..satu keluarga, lakiknyo Kojo di Sektor RAPP (disini sudah ada yang terkena Corona, satu keluarga, suaminya bekerja di Sektor RAPP (PT RAPP, red),” kata seorang ibu-ibu melalui telepon pada Rabu pagi (23/9/2020).

Upaya pencegahan yang dilakukan Pemda Pelalawan melalui dinas kesehatan terlihat lemah pengawasan, terutama terhadap PT. RAPP yang memperkerjakan ribuan karyawan dari beragam daerah.

Pengakuan dari salah seorang karyawan salah satu perusahaan kontraktor RAPP kepada Indonesia berita membuat publik tercengang. Bagaimana tidak, pengakuan seorang karyawan yang berasal dari Siak itu mengatakan bahwa kedatangan puluhan karyawan dari beberapa daerah yang dinyatakan status zona merah, masuk ke Mess yang berada dipusat kota Pangkalan Kerinci itu tanpa membekali surat kesehatan tes swab.

“Malam ini bang karyawan-karyawan yang satu kerja dengan saya sampai ke Mess (Kantor perusahaan – red), gak pakai tes swab lagi. Mereka seperti main kucing-kucingan bang, datang malam-malam,” aku salah seorang yang mengaku karyawan tersebut kepada IBC beberapa waktu lalu.

Penulis : Faisal | YES