IBC, JAKARTA – Jelang satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin yang jatuh pada 20 Oktober 2020 mendatang terlihat narasi negatif tentang Menteri BUMN Erick Thohir yang gagal menjalankan amanahnya, di jalan Protokol Ibu Kota berbagai Provinsi seluruh Indonesia.

Narasi negatif tersebut, misalnya di Jawa Timur Aliansi Rakyat Bersatu Jawa Timur di depan Kantor BRI membentangkan spanduk tertulis, “BUMN Rugi, Ekonomi Resesi, COVID-19 Tak Terkendali, yang diakhiri Erick Gagal!!!.

Sementara itu di Kalimantan Timur, Solidaritas Pemuda Kaltim Cinta NKRI pun membentangkan spanduknya, di depan kantor BRI tertulis yang tak jauh berbeda di Jawa Timur.

Di Provinsi Jambi sejumlah Aktivis yang tergabung dalam Sorak Jambi berbeda dengan Kaltim dan Jawa Timur, mereka menggunakan pakaian dengan huruf yang berbeda-beda, namun dapat dibaca ‘Erick Out‘ di depan Kantor BNI yang juga Bank Milik Pemerintah (HIMBARA).

Di Jawa Tengah pun demikian, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Jawa Tengah membentangkan spanduk yang sama dengan provinsi-provinsi sebelumnya.

Sedangkan di Tangerang Selatan, Banten, menggunakan Baliho Raksasa (Baligho), tertulis singkat ‘Erick Gagal’ dan tanda pagar #Erick Out, atas nama Forum Demokrasi Banten.

Di Medan, Sumatera Utara, Aliansi Pemuda Sumatera Utara berunjukrasa di depan kantor Pertamina MOR 1 beberapa waktu lalu, membentangkan spanduk tertulis hal yang serupa.

Masih banyak lagi di provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, misalnya di Kendari, Sulawesi Tenggara seorang pria menunjukkan jari ke arah spanduk yang sama di kantor Area PLN Kendari, atas nama Aliansi Rakyat Bersatu (ARB).

Di Jakarta atas nama Forum Masyarakat Jakarta (Format) yang juga membentangkan spanduknya di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Di Aceh atas nama, Jaringan Demokrasi (Jardem) yang juga membetangkan spanduknya di Bank Milik Pemerintah (Bank Mandiri).

Demikian juga di Provinsi Bali, Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) turut membentangkan spanduknya, di depan Terminal BBM Milik Pertamina.

Di Nusa Ternggara Timur (NTT), datang dari Aktivis Mahasiswa yang menggunakan almamater kampusnya dengan membentangkan poster-poster dengan tulisan tangan.

Sementara yang terakhir lebih menyentil secara simbolis, di Sulawesi Utara spanduk yang sama terbentang di depan Kantor Jiwasraya diketahui baru-baru ini mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 22 Triliun dari pemerintah. Padahal seperti juga diketahui bahwa Asuransi Jiwasraya perusahaan plat merah itu sedang bermasalah.

Setidaknya narasi negatif yang menguat tersebut menimbulkan pertanyaan publik, Ada Apa dengan Menteri BUMN? Apakah benar Menteri BUMN Erick Thohir ‘gagal’ dalam menjalankan amanahnya? Menurut kalian bagaimana?

Penulis : DB
Foto : Diolah Dari Berbagai Sumber