Selanjutnya Riko memjelaskan dari pria yang diketahui berinisial, I (25) warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, diamankan sabu seberat 1 Kg.

“Kita interogasi tersangka I dan ianya mengakui akan ada lagi temannya yang ikut membawa narkotika jenis sabu dari Kota Dumai,” jelasnya.

Lebih lanjut Riko menuturkan sehingga petugas kembali melakukan penyelidikan dan sekira jam 23.00 wib berhasil membekuk dua orang tersangka lainnya di Jalan Gatot Subroto Medan Helvetia. 

Ia menegaskan keduanya yakni, RMN (30) warga Simpang Matan, Kelurahan Datuk Sirat, Kecamatan Sama la ngga, Aceh Utara, dan MK (21) warga Jalan Hulukrakyeh, Dusun Tungku Johan, Aceh Utara.

“Dari keduanya petugas mengamankan 8 Kg sabu-sabu. Namun pada saat akan penangkapan tersangka RMN melawan dengan sebilah pisau, sehingga dilakukan tindakan tegas dan tersangka tewas ditembak,” tegas Rico.

Ada enam keseluruhan tersangka yang merupakan jaringan internasional dengan jumlah barang bukti 18 kg sabu-sabu. Sementara itu salah seorang tersangka berinisial, CP mengaku memperoleh narkoba dari seorang bandar yang kini masih diselidiki polisi.

Penulis : Rudolf Tobing | YES