IBC, MEDAN – Kapolda Sumut Irjen Polisi Martuani Sormin pimpin press release pengungkapan kasus narkotika jaringan Malaysia-Indonesia oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut seberat 8,3 kg bertempat di depan kamar jenazah RS Bhayangkara TK II Medan. Senin (12/10/2020) Siang.

Dalam kesempatan ini Martuani di dampingi Irwasda Polda Sumut, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Polisi Robert Da Costa, dan PJU Polda Sumut.

“Direktorat reserse narkoba Polda Sumut berhasil mengungkap tindak pidana narkotika dan meringkus 2 orang tersangka dengan inisial AN dan M di lokasi yang berbeda,” ungkapnya.

Martuani menjelaskan kecurigaan Polisi berawal dari adanya informasi seorang laki-laki membawa narkotika dari Tanjung Balai menuju ke Medan dengan mengendarai mobil sedan accord dengan BK 1103 QJ dengan inisial AN yang mengatakan bahwa barang haram tersebut sudah diserahkan kepada M yang mengendarai motor beat dengan tas merah.

Dirinya melanjutkan kemudian Subdit lll Ditresnarkoba Poldasu bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap tersangka M, pada saat akan dilakukan penangkapan Tersangka M melawan dengan menembakkan senjata api miliknya sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga saat di bawa ke rumah sakit tersangka tidak tertolong.

“Dari tangan tersangka M petugas menemukan 7 kg sabu yg dibungkus di dalam kemasan teh hijau merek Qing Shan dengan lakban silver. Kemudian petugas melakukan pengembangan ke rumah tersangka AN dan di kamar tersangka di temukan 1 kg sabu dan 3 bungkus pelastik klip bening dengan isi sabu seberat 300 gram, jadi total keseluruhannya 8,3 kg,” jelas Martuani.

Selanjutnya Martuani mengatakan agar media mampu berperan aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika.

“Dengan begitu kita bisa bekerja sama memberantas narkotika dengan aktif memberikan informasi kepada Polisi,” pungkasnya.

Penulis : Rudolf Tobing| YES