IBC, PANDEGLANG – Penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) dari Pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (PKM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) terus dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten/Kota di Banten.

Salah satunya terjadi di Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang, puluhan warga terlihat antusias antre satu persatu menunggu panggilan untuk mendapatkan BSB dari pendamping PKH.

Iroh (80) Salah seorang warga Cimanuk penerima Bantuan Sosial Beras (BSB) mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. Kata Iroh tak menduga ditengah situasi pandemi ini, dia bisa memperoleh bantuan dari Pemerintah. Terlebih, kata Iroh ia saat ini hanya bekerja cuma serabutan.

“Terimakasih Presiden, kemarin dapat kabar dari Pendamping PKH, katanya saya dapat Bantuan Sosial Beras. Saya tak menduga kalau dapat bantuan beras,” ungkapnya kepada media, Rabu 14 Oktober 2020.

Iroh juga menyampaikan selama pandemi corona, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia pasrah hanya mengandalkan pemberian dari anak-anaknya atau uluran tangan dari dermawan.

“Sangat membantu buat saya dalam kebutuhan hidup sehari-hari, terimakasih Pak Jokowi atas bantuan berasnya,” beber dia.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ida (39) warga Cikeper, Desa Cibodas, Kecamatan Kecamatan Cipecang, Pandeglang, yang merasa senang dan bahagia menerima Bantuan Sosial Beras (BSB) sebanyak tiga karung.

Beras sebanyak tersebut, kata Ida dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan cukup untuk tiga (3) bulan ke depan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Pemerintah Daerah yang telah memberikan bantuan beras,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita telah meminta semua pihak agar dapat mengawal program BSB agar tetap sasaran. Dia juga berharap agar pembagian BSB tak tercederai oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Untuk masing-masing KPM mereka menerima 45 kilogram selama tiga bulan, dari Agustus-September, Oktober,” terang Irna.

Penulis : RHM|YES
Foto : RHM|IBC