IBC, TALIABU – Terjadi aksi mogok kerja oleh petugas kebersihan, sampah di Ibu Kota Bobong tak digubris selama beberapa hari ini.

Namun hingga kini, dinilai belum ada langkah alternatif serta solutif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Taliabu yang membawahi petugas kebersihan, untuk melakukan kegiatan pembuangan sampah ke Tempat Paling Akhir (TPA).

Pasalnya, hal ini telah diambil alih dengan bijak oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP), Haruna Masuku, yang mengakui bahwa berdasarkan instruksi Pjs. Bupati Taliabu, pihaknya sudah melakukan koordinasi mengenai penanganan sampah ke DLH sesuai kewajiban dan tupoksi.

Sebelumnya, pengaraharan Satpol-PP Taliabu dalam menangani persoalan sampah, berawal dari Pj Bupati Pulau Taliabu, Maddaremmeng, dengan signifikan melakukan pantaun di Ibu Kota Bobong, sehingga personil Satpol-PP ditugaskan khusus untuk membersihkan.

Dilain sisi, berdasarkan konfirmasi Kasat Pol-PP ke DLH, kronologi mogoknya penanganan sampah yang berhamburan selama beberapa hari ini, disebabkan dua kendala diantaranya, jalan masuk TPA yang tidak memungkinkan, yang kedua kekurangan personil.

“Kami (Satpol-PP), turun tangan langsung dalam rangka melakukan perintah Pjs Bupati Pulau Taliabu, untuk melakukan penanganan sampah menjadi bersih sesuai keinginan Pjs. Yang kami lakukan tadi tepat di Desa Wayo dan Bobong,” ungkap Haruna pada IBC di Ibukota Bobong, Minggu (18/10/2020).

Penanganan pemberishan sampah tersebut juga, sebagai upaya bahu-membahu untuk membantu kekurangan personil dari Dinas Lingkungan Hidup.

Atas hal ini, Kasat Pol-PP Pulau Taliabu, menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup dapat mengontrol kendala dilapangan.

“Harapan saya (Kasat-pol-pp), pada Dinas terkait (DLH) dapat melakukan koreksi secara intens pada personil nya, hal yang sama juga personil bisa langsung komunikasi dengan Instansi terkait, jika ada masalah yang mau dikoordinasi,” harapnya Haruna.

Penulis : Havid | YES