IBC, TALIABU – Sempat terabaikan selama dua minggu lebih, hingga kini, sampah telah dibersihkan oleh petugas kebersihan Kota Bobong.

“Melanjutkan pekerjaan mengankut sampah, yang sempat terhenti 19 hari. Aakibat menumpuknya sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), yang mengakibatkan akses mobil pengangkut tak dapat masuk ke TPS (Alternatif),” ucap Koordinator Petugas Kebersihan, Muslih Fataruba saat dikonfirmasi IBC melalui Aplikasi Messenger, Senin (19/10/2020).

Perlu diketahui tertundanya penanganan sampah ke jalur pembuangan alternatif akhir di Desa Kilong yang diakibatkan tumpukan sampah yang berhamburan. Sebab hingga saat ini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Ratahaya Taliabu Barat pun belum dapat diakses masuk oleh mobil pengangkut sampah.

Ditanya soal mekanisme penanganan sampah, Muslih menyebutkan sampah yang diangkut ke TPS langsung dibakar.

“Biasanya kita sering bakar, cuman faktor hujan beberapa hari ini jadi memang tidak bisa. Adapun kalau di bakar, itupun tdk habis terbakar, karena sampahnya bercampur sampah basah dan sampah kering,” terangnya soal kendala sampah.

Petugas Kebersihan Bobong Upayakan Penanganan Sampah di sejumlah TPS, Senin (19/10/2020). Foto : Hvd/IBC

Dengan demikian, menurut Muslih penanganan sampah hari ini berjalan dengan lancar.

“Untuk pekerjaan hari ini lancar terkendali. Untuk tempat pembuangan sekarang itu, tempat yang disewa. Jadi dia masuk kategori TPS (alternatif), kalau kita punya TPA lokasinya di Ratahaya,” ungkapnya.

Atas segala kendala para petugas kebersihan dilapangan, Muslih berharap, pihak Dinas dapat merespon segala kendala.

“Harapan kami dilapangan sebagai pekerja lapangan, kalau ada keluhan-keluhan atau pun kendala-kendala yang bersangkutan dengan pekerjaan kami, kami mohon agar pihak Dinas terkait agar cepat respon dan ditanggapi,” katanya seraya berharap respon tanggap dari pihak Dinas.

Penulis : Havid | YES