IBC, TALIABU – Tak menemui anggota DPRD pada jam kantor, hari ini Senin 19 Oktober 2020, Front Peduli Demokrasi (FPD) Taliabu, menilai DPRD menghianati rakyat.

“Hari ini menontonkan kepada publik, kebobrokan mereka (DPRD), maka yakin dan percaya bahwa jikalau Dewan Perwakilan Rakyat yang hari ini yang kita pilih lagi-lagi menghianati rakyat,” teriak Sudarlin Untung dalam orasinya di halaman Kantor DPRD Pulau Taliabu, Senin (19/10/2020).

Dalam amatan IBC, penyampaian yang dilantangkan oleh para orator tersebut, disebabkan 4 tuntutan masa aksi yang tidak terwakili ke ruang aspirasi para anggota DPRD Pulau Taliabu untuk dijawab, satu diantaranya adalah terkait fungsi pengawasan DPRD dalam membongkar soal dugaan temuan Rp 47 Miliyar tahun anggaran daerah 2019.

Dilain sisi, atas ketidakhadiran anggota DPRD untuk mengcounter soal tuntutan masa aksi, Arki Awaludin mengatakan adanya kongkalikong (perihal tahu sama tahu – red) soal laporan hasil pertanggung jawaban (LHP) Pemerintah ke DPRD.

“Bagaimana mungkin laporan pertanggung jawaban Pemerintah diterima oleh DPRD. Bagaimana mungkin penilaian BPK disclaimer atas pengeluaran anggaran tanpa SP2D. Maka hari ini DPRD menerima dengan baik-baik saja, ini kan sama dengan kaliam kongkalikong antara Pemerintah dan DPRD. Bagaimana mungkin FPD tidak marah dengan persoalan ini,” ungkap Arki saat ber’orasi.

Semenata itu, Kasubag Humas dan Protokol DPRD Pulau Taliabu, Aldin Saputra menjelaskan, aspirasi yang disampaikan oleh FPD, akan dikoordinasikan ke anggota DPRD Pulau Taliabu.

“Ini perlu saya (Humas dan Protokol – ref) koordinasikan dengan para anggota DPRD Pulau Taliabu,” jelas Aldin saat menemui massa aksi.

Disampaikan, tidak hadirnya anggota DPRD Pulau Taliabu saat ini, diantaranya masih dalam proses karantina karena dari luar daerah dan sebagian yang lain melakukan cuti, untuk kampanye Paslon di Pulau Taliabu.

“Satu hal yang teman-teman perlu tau, di DPRD Pulau Taliabu ini, para anggota Dewan-nya ada beberapa yang sementara cuti ikut kampanye terkait dengan Pemilihan Bupati di Kabupaten Pulau Taliabu dan juga anggota DPRD Pulau Taliabu ini baru pulang, melakukan perjalanan Dinas, konsultasi dengan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten kolaka, baru tiba hari sabtu kemarin. Jadi, para anggota Dewan ini masih sementara untuk karantina, karena kita mengikuti sesuai protokol kesehatan Covid-19. Maka hari ini tidak ada anggota DPRD dikantor,” terang Aldin.

Tonton video Kasubag Humas dan Protokol DPRD Pulau Taliabu, Aldin Saputra saat menemui massa aksi dari FPD di bawah ini:

Jangan lupa like dan subscribe channel youtube nya.

Penulis : HVD | YES