IBC, PELALAWAN – Pencemaran udara beraroma busuk sangat kuat tercium di Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan, Provinsi Riau.

Masyarakat setempat mengaku aroma bau busuk yang mereka hirup hampir setiap hari itu sudah menjadi hal yang biasa, seperti pengakuan seorang ibu paruh baya.

“Setiap hari bang kami hirup bau busuk kayak gini, mau gimana lagi RAPP berada tepat disebelah kami,” cerita seorang ibu kepada IBC sambil mengasuh anaknya, Minggu (25/10/2020).

Bantuan asupan gizi kepada masyarakat setempat dikatakannya hingga saat ini belum ada. Sedangkan bagian belakang olahan pabrik penghasil Rayon dan Bubur kertas tersebut tepat berada disebelah pemukiman warga setempat.

“Asupan gizi gak ada bang, minum susu atau vitamin aja gak ada juga dari perusahaan kekami disetiap bulannya,” ujarnya menceritakan derita masyarakat dan balita di Desa Lalang Kabung.

Berdasarkan pantauan IBC, saat mengunjungi wilayah setempat, aroma bau persis telur busuk begitu menyengat hidung dan membuat dada terasa sesak. Bisa dibayangkan nasib anak-anak dan Balita serta masyarakat setempat yang katanya harus menikmati aroma limbah tersebut setiap harinya.

Kepala Desa Lalang Kabung ketika dihubungi melalui ponselnya belum mendapat jawaban guna mempertanyakan sikap pemdes menyoal pencemaran udara yang diyakini bisa mengancam kesehatan warga setempat.

Penulis : Faisal | YES