IBC, PELALAWAN – Pengaturan tentang penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) secara jelas dibunyikan dalam Undang-Undang (UU) Nomoro 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan lLngkungan Hidup (PPLH) melibatkan masyarakat oleh dDnas LHK dan DLH Kabupaten dalam menyusun pemrakarsa AMDAL.

Sebelum disusunnya AMDAL, maka Dinas LHK harus menyosialisasikan secara masif dan transparan, serta melibatkan masyarakat sekitar lokasi obyek kajian AMDAL.

Bau busuk yang menyengat di Desa Lalang Kabung dan Pangkalan Kerinci Timur, yang sempat didemo oleh tokoh pemuda Pelalawan beberapa waktu lalu menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan oleh Pemda setempat untuk tegas terhadap perusahaan.

Ancaman gangguan kesehatan bisa saja menimpa masyarakat setempat, terutama bagi Balita maupun orang lanjut usia.

Koordinator NGO pemerhati lingkungan, Made Ali dari Jikalahari mengatakan, perihal AMDAL yang sejak 10 Juli lalu sudah dimulai oleh pihak LHK, tidak benar-benar melibatkan masyarakat.

“Jikalahari menemukan dinas LHK propinsi Riau tidak mensosialisasikan secara masif kepada publik perihal Amdal PT APR Grup April. Dinas LHK hanya memasang banner di ruang dinas LHK terkait amdal PT APR,” kata Made Ali selaku Koordinator Jikalahari kepada IBC Biro Pelalawan melalui WhatsApp, Selasa (27/10/2020) malam.

Made juga menuturkan bahaya kesehatan bagi masyarakat yang menghirup pencemaran udara berbau busuk.

“Padahal warga terdampak mencium bau busuk limbah PT APR dapat membahayakan kesehatan warga. Dinas LHK tak menjalankan pasal 26 UU 32 tahun 2009 tentang PPLH,” tambahnya menjelaskan.

Wawancara random sampling dilakukan di Kelurahan Kerinci Timur, sepuluh orang mengaku tidak tau akan adanya sosialisasi penyusunan AMDAL oleh LHK terkait PT APR April Group.

Hingga berita ini tayang Humas PT APR April Group ketika dikonfirmasi terkait mekanisme sosialisasi penyusunan AMDAL, belum memberikan keterangan resmi.

Sama halnya DLH kabupaten Pelalawan, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (28/10/2020) pagi, belum memberikan jawaban terkait konfirmasi berita ini.

Penulis : Faisal | YES