IBC, SUMSEL – Ketua Umum Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) mengukuhkan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBFI Sumsel masa bhakti 2020-2024 di Beston Hotel Palembang, Senin wib (2/11/2020).

Ketua Umum PBFI Irwan Alwi mengatakan, Pelantikan PengProv PBFI Sumsel merupakan pelantikan yang pertama setelah terpisah dengan PB PABBSI (Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia) dan untuk pertama kalinya seorang gender wanita yang gigih menjadi ketua kepengurusan provinsi setelah disahkan menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Dari 34 provinsi ada 18 provinsi sudah terjalin komunikasi untuk persiapan pengukuhan kepengurusan dan Provinsi Sumsel merupakan provinsi yang pertama kami kukuhkan setelah ini lanjut pengukuhan Pengprov Sumatera Utara agar segera menjadi peserta Pon Papua 2021,” katanya.

Irwan menjelaskan setelah kita mendapat dukungan dari pemerintah karena olahraga kita merupakan olahraga prestasi, meskipun induk olahraga kita baru namun cabang olah raga kita sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1967 dan sudah menjadi peserta pon 1970 dan pon 2020 merupakan PON ke 12 bagi cabang olahraga binaraga.

“Di PON 2024 Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah berharap akan menambah nomor pertandingan yang banyak dari pon yang sudah diikuti,” jelasnya.

Selanjutnya Ketua PengProv PBFI Sumsel yang pertama Elysa Fransiska adalah wanita pertama sekaligus yang pertama kali dilantik PP PBFI setelah berpisah dari PABBSI mengatakan saya bahagia dan bangga apalagi bertepatan dengan ulang tahun saya, dimana bisa meneruskan perjuangan ayah saya untuk membangun olahraga binaraga di Sumsel dan semoga saya bisa memajukan Sumsel tidak hanya binaraga namun juga ada kejuaraan fitnes nya.

“Bersejarah bagi saya menerima Bendera PBFI karena bertepatan dengan hari Ulang tahun nya yang ke 35 dan juga meneruskan perjuangan ayahnya Juni Worker yang menjabat sebagai ketua bidang binaraga PengProv PABBSI Sumatra Selatan,” ucap wanita kelahiran Palembang 2 November 1985.

Dirinya menambahkan akan mendorong dan mendukung atlet-atlet binaraga yang ada di kabupaten/kota mengembangkan hobbynya menjadi prestasi.

“Saya akan berusaha untuk mengembangkan putra daerah teman teman yang sudah berlatih bisa berprestasi serta menjadi atlet andalan Sumsel yang dapat bersanding di atas panggung dikancah nasional dan tidak tutup kemungkinan dikancah internasional, tanpa menggunakan doping atau zat-zat terlarang lainnya,” tambah Elysa.

Terakhir Elysa katakan Program terdekat akan menjaring atlit melalui event-event yang akan dilaksanakan kemungkinan di bulan April Mei sampai Oktober.

“Tergantung dari satgas Covid apabila di izinkan dan memberi legalitas untuk izin keramaian,” tutup Elisa Fransiska yang juga merupakan istri atlet binaraga nasional Komara Dhita Yana.

Penulis : Zul | YES