IBC, TALIABU – Seorang warga Desa Kataga, Letus Polisi Kene yang diduga mengalami penganiayaan, akhirnya bersama Kuasa Hukumnya Mustakim La Dee dan Rekan, resmi melaporkan YB yang berrtugas sebagai Kamtibmas Kecamatan Tabona, ke Kepolisian Sektor Taliabu Barat (Polsek Talbar), Rabu (4/11/2020).

Pelaporan korban yang didampingi kuasa hukumnya tertuang pada Surat Laporan dengan Nomor : LP /35 /XI/2020/Malut/Res Sula/Sek Talbar.

Usai melaporkan pelaku, korban langsung melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong.

Mustakim membenarkan adanya insden dugaan penganiayaan oleh salah satu oknum kepolisian di Tabona.

“Benat, korban (Tomas – red) dianiaya oknum Kepolisian di Tabana,” ujarnya kepada wartawan usai melakukan pelaporan mendampingi korban.

Selanjutnya Mustakim menceritakan bahwa Tomas meminjam uang kepada Tete Bas sebesar 3 juta, dengan bunga sebesar 10 persen.

“Namun saudara Tomas belum memenuhi perjanjian pembayaran bunga seauai dengan tanggal kesepakatan, sehingga dimediasiikan oleh pihak kepolisian,” ceritanya.

Dirinya menambahkan Tomas memanggil korban untuk ditemani, melakukan mediasi penyelesaian pinjaman kepada Tete Bas. di kediaman YB yang seorang polisi di Desa Tabona.

“Mediasi pun berjalan, korban mencoba memberikan masukan kepada Pak YB. Naas, YB langsung memukul korban hingga terluka dibagian kepala,” jelas Takim panggilan akrab Mustakim.

Menurut Takim bahwa penyelesaian masalah di tingkat desa oleh Babinkamtibmas harus diselesaikan dengan cara persuasif, bukan dengan cara repsesif, Ia menambahkan tanggungjawab Kepolisian harus melayani, dan memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakat, bukan justru menjadi oknum pelaku kejahatan yang tidak memberikan keamanan, perlindungan kepada masyarakat.

“Jika oknum Anggota Kepolisian yang ditugaskan sebagai Babinkamtibmas yang tidak mampu menyelesaikan persoalan di tingkat desa dalam wilayah kerjanya, maka harus dievaluasi melalui instrumen penegakan hukum pelaku harus diproses secara pidana dan kode etik profesi, sebagai tindaklanjut perlindungan hukum bagi masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan, maka peristiwa ini harus benar-benar diproses secara hukum dan pihak Kepolisian Polsek Taliabu Barat tetap Promoter dalam penanganan perkara ini,” ungapnya menegaskan.

Persoalan ini tidak hanya diproses dalam perkara pidana akan tetapi hal ini juga berkaitan dengan profesi kepolisian.

“Selain Laporan pada Polsek Talbar, kami juga akan melaporkan saudara terduga penganiayaan kepada Propam Polda Malut,” tegas Takim.

Penulis :Havid | YES