IBC, KEPSUL – Masyarakat Desa Bajo Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulauan Sula mengaku resah dengan suara musik di tempat wisata Libsangadji milik Pemerintah Desa Pohea.

Hal ini diuugkapkan salah seorang penduduk Desa Bajo Andika yang menyatakan mereka tidak bisa tidur dikarenakan suara sound system yang sangat kencang.

“Saya mewakili masyarakat Desa Bajo ingin menyampaikan kepada pengelola tempat wisata Libsangadji Desa Pohea agar jam aktifitas pengunjung dibatasi sebab suara musik yang diputarkan hingga larut menyebabkan kami tidak bisa tidur.

“Kami masyarakat Desa Bajo mayoritas nelayan dan aktiftas kami sudah dimulai jam 4 (empat) subuh jadi kalau suara musik kencang hingga larut malam secara otomatis kami sangat terganggu,” ungkapnya melalui sambungan telepon kepada IBC,Biro Sula Minggu (8/11/2020).

Selain itu juga mereka menyampaikan agar Kepala Desa Pohea agar bersikap baik saling pengertian agar membatasi aktiftas tempat wisata hingga pukul 23.00 Wit.

“Selain itu kami menghibau kepada kepala desa pohea agar dapat membatasi katiftas pengunjung di tempat wisata kalau boleh pukul 23.00 saja sehingga kami masyrakat merasa tidak terganggu atau sondsitem di putar menuju arah pohea sehigga suaranya tidak kencag ke kami masyarakat bajo,” harap Andika.

Selanjunya Andika menegaskan hal ini sebenarnya sudah lama ingin diungkapkan hanya saja mereka menghargai warga Pohea namun kalau boleh Kades Pohea pahamilah sehingga batasi aktiftas malam tempat wisata Libsangadji Desa Pohea.

“Kami sangat-sangat tergangu,” tutupnya dengan tegas.

Sementara itu Kades Pohea Rudi Duwila saat dimintai keterangan oleh wartawan IBC Biro Kepsul enggan memberi tanggapan.

Penulis : Sarif | YES