IBC, SURABAYA – Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah peran serta dari pahlawan yang memperjuangkan bangsa Indonesia dari penjajahan.

Pada momen peringatan Hari Pahlawan ini berbeda seperti biasanya karena saat ini kita menggunakan virtual.

Dinas Perpustakaan Propinsi Jawa Timur menggunakan hari pahlawan dengan menggunakan virtual live Instagram (IG) dongeng dengan bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Surabaya dengan menampilkan pendongeng nasional Harris Rizki atau yangvsering disapanKak Harris dan Ayis pada Selasa (10/11/2020).

“Kegiatan kerjasama ini bukan kali pertama diadakan karena di momen-momen sebelumnya sering mengadakan even secara bersama berkenaan dengan literasi”, jelas Kepala Dinas Perpustakaan Propinsi Jawa Timur Supratomo.

Dongeng virtual Instagram secara live streaming di dua akun IG yakni @disperpusipprovjatim dan @dispusipkotasurabaya untuk menciptakan bibit-bibit yang ada di masyarakat dengan kelas mendongeng, menulis, prakarya, multimedia, numerasi hingga kelas pertanian.

Salah satu bibit pendongeng ini atas seleksi dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Surabaya dari Dinas Perpustakaan Kota Surabaya Islama Daniya yang biasa dipanggil Daniya merupakan binaan TBM RW 4 Banyu Urip Surabaya.

Daniya siswi kelas 5 (lima) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di wilayah Banyu Urip Surabaya ini menekuni dongeng sejak kelas 4 SD.

“Dalam mendongeng yang paling sulit adalah perpindahan suara dan harus belajar banyak suara dalam bercerita”, jelas Daniyah saat diwawancarai wartawan.

Kak Harris menilai penampilan Daniya liar biasa dengan menghayati peran tokoh yang dibawakannya.

“Penampilan Daniya dalam pembawaan cerita sangat luar biasa karena bisa bermain peran tokoh yang dibawakan dengan menghayatinya,” jelas Kak Harris.

Selanjutnya Kak Harris menyampaikan sangat terharu karya ceritanya yang berjudul Pahlawan Zadir dibawakan Daniya di Hari Pahlawan ini.

“Saya sangat terharu karya cerita yang saya buat bisa dibawakan oleh adik Daniyah di Hari Pahlawan. Karya cerita yang berjudul Pahlawan Zadir sengaja dibuat untuk mengingatkan generasi penerus harus bisa menghargai jasa para pahlawan dengan belajar yang rajin, patuhi aturan dari kedua orang tua,” jelasnya.

Tidak hanya bibit dari Dinas Perpustakaan Kota Surabaya Daniyah yang bercerita, pendongeng anak Nasional Kak Harris dan Ayis juga bercerita tentang Pahlawan Kesehatan.

“Di saat sekarang ini pandemi di Indonesia masih belum berakhir sehingga dokter adalah salah satu garda terdepan dalam menangani kasus pandemi ini karena mereka mengorbankan seluruh jiwa dan raga untuk keselamatan masyarakan sampai nyawa menjadi taruhannya,” ujar Kak Harris.

Terakhir Kak Harris menyebut dokter sebagai pahlawan.

“Dokter juga termasuk sebagai pahlawan kita,” sebutnya tegas.

Penulis : FA | YES