IBC, SUMUT – Calon Walikota Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 2 Bobby Afif Nasution bersilaturahmi dengan sejumlah pengurus PKP Berdikari Sunut dan Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Medan, Sabtu (21/11/202.) siang wib.

Kehadiran Bobby disambut hangar sejumlah pengurus dan kordinator PKP Berdikari Sumut Panca Sarjan Putra dan Ketua DPP Ustadz KH Amran Saragih.

Kordinator PKP Berdikari Sumut Panca Sarjana Putra mengatakan PKP Berdikari dan JBMI bertekad membantu membawa Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman menuju kemenangan di Pilkada Medan untuk menjadi Walikita dan Wakil Walikota Medan periode 2020-2024.

“Kami dari PKP Berdikari bersama JMBI bertekad untuk bersama-sama membantu membawa Bang Bobby untuk menjadi Walikota Medan di 2020 nanti,” katanya.

Panca menambahkan ealaupun kami mendukung ke depan kami akan mengelasi kinerja Bobby Nasution.

“Kami juga nantinya Bang Bobby, walaupun hari ini (Sabtu, 21/11/2020) kami mendukung. Nanti kedepan kami akan mengelasi kinerja Bang Bobby. Artinya memberikan kritikan yang konsutif demi perubahan Medan yang lebih baik lagi,” tambahnya dengan tegas.

Atas terus mengalir dukungan terhadap dirinya, Bobby merasa optimis akan meraih kemenangan pada konstelasi Pilkada Medan 9 Desember nanti.

“Apa yang disampaikan abang saya ( Panca Sarjana Putra – red) dan orang tua (Ustadz KH Amran Saragih – red) tadi, bagaimana kedepannya. Mudah-mudahan, Insya Allah saya dan Bang Aulia bisa membawa perubahan di Kota Medan,” tutur Bobby.

Dirinya menambahkan yang pertama kali ingin kita bawa perubahan yakni di masa kampanye yang tidak lebih 3 bulan.

“Oleh karena itu saya dan Bang Aulia Rachman dan seluruh tim sepakat tidak mau memecah belah terkhususnya yang disampaikan ketua kita tadi janganlah merasa kita yang paling paham akan agama. Kita tidak mau memecah belah menggunakan agama, suku. Kita tidak akan memecah belah dengan identitas etnis. Ngga mau,” tambah Bobby tegas.

Mantu dari Presiden Joko Widodo ini juga menegaskan jika menang wajib membawa agama untuk membentuk masyarakat dan pemerintah yang baik di Kota Medan.

“Karena Kota Medan sebagai miniatur dengan kemjemukannya dan bisa menjadi kekuatan besar,” tegas Bobby.

Penulis : DS | YES