IBC, PELALAWAN – Pasangan Calon Kepala Daerah nomor urut 04 (Paslon Kada) yang sebelumnya mengkonfirmasi akan melakukan penandatanganan pada Rabu (18/11/2020) lalu, hingga saat ini belum bersedia untuk dimintai tandatangannya terkait komitmen setiap Paslon terhadap isu lingkungan dalam konsep pembangunan berkelanjutan.

Justru ketika dihubungi pihak panitia melalui seluler pribadinya pada Kamis 19 November 2020 lalu, AS mengatakan komitmen dukungan terhadap lingkungan yang ditawarkan oleh CSO Penabulu tidak harus tandatangan.

“Ini kenapa ya kok saya jadinya seperti dikejar hutang, kan mendukung tidak harus tandatangan. Sudah diwakili oleh Paslon lain itu sudah mewakili kami semua,” kata Kata Kordinator PATAR Faisal yang menirukan ucapan AS kepada redaksi IBC melalui sambungan telepon, Minggu (22/11/2020).

Dan hal yang serupa, untuk Paslon Thamrin-Edi Sabli dari nomor urut 03 menolak sejak awal penandatanganan Pakta Integritas tersebut. Komunikasi sudah melalui Ketua Koalisi Paslon 03, H. Marwan Ibrahim yang juga merupakan sepuh tokoh politik Pelalawan untuk menjembatani kegiatan tersebut, juga ternyata tidak mempengaruhi keputusan Thamrin.

Sedangkan menurut Kejari Pelalawan saat menanggapi pertanyaan awak media saat itu, penandatanganan Pakta Integritas terkait isu lingkungan merupakan bagian yang sangat penting untuk daerah. Menurut Kajari Pelalawan, bahwa penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen Paslon terhadap lingkungan kedepan.

“Kegiatan ini sangat baik ya, ini sebagai bentuk komitmen terhadap semua Paslon yang akan memimpin daerah kabupaten Pelalawan kedepan,” ujar Kajari Pelalawan, Nophy T Suoth dihadapan awak media pada Selasa (17/11/2020) lalu di Hotel Dikaraya, Pangkalan Kerinci.

Penulis : Tim IBC | YES