IBC, BENGKULU – Wilayah Pantai Barat Bengkulu diguncang gempa tektonik magnitudo 5.1 pada 29 November 2020 pukul 21:48 WIB.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,0,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahnat Triyono melalui laman BMKG, Minggu (29/11/2020).

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,00 LS dan 102,94 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 50 km arah Barat Daya Kaur, Bengkulu, pada kedalaman 55 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi,” kata Rahmat.

Rahmat menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust fault).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kaur IV MMI, Bengkulu, Seluma III-IV MMI, Kepahiang III MMI, Liwa, Krui II-III MMI, Sekincau I-II.

Sampai berita ini tayang Redaksi IBC belum menerima laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga Minggu, 29 November 2020 pukul 22:10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Penulis : FA | YES