IBC, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menegaskan RS Ummi Bogor dan MER-C akan dimintai keterangan tentang Habib Rizieq Syihab.

“Berdasarkan catatan, MER-C itu tidak mempunyai laboratorium, dan tidak terdaftar dalam jaringan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tes,” tegas Mahfud dalam siaran pers di BNPB, Minggu (29/11/2020).

Mahfud juga menyampaikan bahwa menurut Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan, seseorang bisa meminta agar medical record tidak dibuka. Ia menambahkan namun, dalam kondisi tertentu ada ketentuan lain yang memperbolehkan data tersebut dibuka.

“Data tersebut tidak untuk disebarkan kepada publik, melainkan hanya untuk kepentingan penanganan kasus,” kata Mahfud.

Selanjutnya Mahfud menyesalkan sikap Rizieq Shihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak.

“Kami sangat menyesalkan sikap Saudara Muhammad Rizieq Syihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak, mengingat yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19,” lanjutnya.

Terakhir Mahfud menekankan pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar ketentuan.

“Pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya tegas.

Penulis : FA | YES