IBC, SUMSEL – Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokras (Barikade) 98 Sumatera Selatan (Sumsel) deklarasi kawal demokrasi jaga indonesia dan kawal Jokowi serta pelantikan kepengurusan oleh Ketum Barakide 98 di South Station Palembang,(30/11/2020).

Ketum Barikade 98 H Beni Ramdani mengucapkan terima kasih kepada Barikade 98 Sumsel yang telah menggelar kawal demokrasi jaga Indonesia dan Kawal Jokowi dan sekaligus upaya menjahit semua kekuatan nasionalis.

“Bahwa hari ini ada ancaman yang sangat serius dari kelompok radikalisme, kelompok intoleransi dan mereka terus menerus menggangu menggangu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang lahir dari sebuah pemerintahan yang dihasilkan oleh sistem demokrasi yang diakui di negara kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan kelompok ini adalah pion sebetulnya dari poksi internasionalisme yang tidak menginginkan ekonomi kita kuat dimana mereka adalah kelompok yang merekrut dari tokoh agama, akedemisi, kalangan intelektual, tokoh-tokoh informal bahkan tokoh-tokoh politik di negara ini.

“Ancaman ini tidak boleh kita biarkan, tidak boleh mereka menjadi kekuatan besar karena akan menjadi ancaman serius bagi eksistensinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bahkan menjadi ancaman serius bagi idiologi negara kita dimana mereka mengusung ideologi untuk menggantikan ideologi Pancasila dan UUD 1945 serta mengusung ekonomi yang prokapitalis orde baru,” ucap Beni.

Terakhir Beni mengatakan Barikde 98 akan mendukung penuh TNI-Polri sebagai aparatur negara untuk berani menghadapi serta mengambil tindakan-tindakan nyata dilapangan terhadap kelompok-kelompok intoleran, kelompok radikalisme serta pion-pion proksi internasionalisme.

“Indonesia akan mengalami kebangkitan ekonomi dan Indonesia akan stabil dalam politik tanpa kehadiran MRS (Muhammad Rizieq Shihab – red) serta tanpa kehadiran pion-pion yang menjadi bagian dari antek-antek poksi internasionalisme maka hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu karena tidak ada keistimewaan bagi warga negara siapa pun, jika MRS tetap pada agenda-agenda poksi internasionalisme, tetap memposisikan bagian dari antek poksi internasionalisme serta tetap melakukan propaganda, peca belah, menyebarkan fitnah, menyebarkan isu yang mengancam keutuhan NKRI, maka saatnya rakyat Barakade 98 akan membangun kekuatan besar akan mengambil posisi beseberangan dan berhadapan dengan kelompok mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Barikade 98 Sumsel Bambang Purnomo ditampat yang sama mengajak seluruh masyarakat Sumsel bersama-sama mari menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga NKRI, menjaga Pancasila dan mengawal jokowi sampai akhir kepemimpinan beliau.

“Kita konsisten akan melawan jika ada radikalisme sampai titik darah penghabisan serta kita supor TNI-Polri untuk menghanguskan sepanduk-sepanduk yang bernada intoleransi serta mengajak masyarakat sumsel khususnya kota Palembang mengajak bersama-sama menghadapi kelompok intoleran,” tegas Bambang.

Bambang menambahkan hari ini kurang lebih ada 50 anggota Barikade 98 Sumsel dilantik oleh Barikade 98 pusat serta kita akan membentuk Barikade 98 di seluruh kabupaten kota yang ada di Sumsel.

“Radikalisme sekarang sudah hampir merata merajarela diseluruh bumi ini khususnya Indonesia maka Kita bersama rakyat menjaga persatuan dan kesatuan, dan menjaga NKRI,” tutupnya.

Penulis :Zul | YES