IBC, SUMSEL – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VII dan pengukuhan Ketua Kadin Sumsel periode 2020-2025 dengan mengusung tema sinergi untuk negeri di Hotel Santika Premiere Palembang, Senin (7/12/2020).

Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan sekarang kita masih memasuki masa yang tidak mudah walaupun faksin sudah ada, tetapi tentunya kini tetap memakan waktu yang tidak singkat dalam rangka kita memulihkan kembali kesehatan dan perekonomian kita kedepan.

“Saya yakin dengan kepemimpinan Dodi Reza Alex Noerdin insyaallah Kadin Sumsel akan makin berkifrah, akan makin baik dan juga akan makin bersinergi dalam rangka menjaga pertumbuhan dunia usaha di Sumsel ini,” ujar Rosan dalam pidatonya setelah mengukuhkan ketua Kadin Sumsel terpilih.

Rosan menyampaikan dirinya melihat di Sumsel ini kalborasi sinergi antara dunia usaha dengan pemerintah sangat-sangat baik dan dengan kepemimpinan Dody yang sudah terbukti lima tahun terakhir ini membawa Kadin Sumsel lebih produktif, menjadikan mitra strategis pemerintah dan yang paling penting bagaimana kita menyuarakan kepentingan dunia usaha diseluruh Provinsi Sumsel.

“Harapan kepada Ketua Kadin Sumsel terpilih bentuklah kepengurusan yang benar-benar mau bekerja dan yang paling penting bagaimana kita selalu sama-sama menjaga komunikasi, silaturahim dan bagaimana kita terus berdiskusi untuk memastikan ditengah tantangan perekonomian kita masih berkifrah dengan baik dan memberikan kontribusinya tidak hanya kepada dunia usaha tapi keseluruh masyarakat Sumsel,” imbuhnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Kadin Sumsel terpilih secara aklamasi Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan alhamdulillah sudah terpillih menjadi ketua kadin sumsel periode 2020-2025 yang akan menyusun kepengurusan dalam beberapa waktu kedepan yang mana nanti akan mensinergikan program pemerintah provinsi dengan Kadin Indonesia.

“Kita Fokus dengan pemulihan ekonomi nasional khususnya hilirisasi dari komunitas salah satunya untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan lapangan kerja,” ucap Dodi.

Terakhir Dodi menambahkan dirinya akan bicarakan dengan Ketua Kadin Indonesia selaku satgas pemulihan ekonomi nasional bahwa ada 300 tirliyun yang akan digontarkan ke daerah oleh pemerintah pusat, maka kita akan mengajukan usulan kegiatan yang bertujuan untuk memulihkan ekonomi nasional.

“Dengan anggota lebih kurang 2000 badan usaha termasuk yang mempunyai kartu anggota kadin di Sumsel dan satu-satunya organisasi usaha yang dilindungi Undang-Undang nomor 01 tahun 1987 yaitu Kadin, berharap kedepan dengan program-program tersebut bisa memaksimalkan pertumbuhan ekonomi di provinsi Sumsel,” tutupnya.

Penulis : Zul | YEs